Wirahebat 2026 Buka Peluang Investasi Rp20,7 Miliar, Potensi Ekonomi Garut Jadi Sorotan

374 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT  — Potensi ekonomi Kabupaten Garut terus didorong agar mampu berkembang menjadi kekuatan usaha yang lebih mandiri. Salah satunya melalui Business Matching Wirahebat 2026 yang mempertemukan pelaku usaha dengan sejumlah investor.

Advertisement

Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Santika, Jalan Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kamis (24/9/2026), tersebut berhasil menghimpun investasi dengan nilai mencapai Rp20.760.350.000.

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan, penguatan ekonomi daerah membutuhkan keberanian untuk mengembangkan potensi lokal dan tidak terus bergantung pada bantuan pemerintah.

Menurutnya, semangat kewirausahaan perlu ditanamkan tidak hanya kepada masyarakat, tetapi juga di lingkungan pemerintahan. Pola pikir tersebut dinilai penting untuk membangun daerah yang mampu bertumbuh secara mandiri dan berkelanjutan.

Putri menyebut Kabupaten Garut memiliki potensi yang beragam di setiap wilayah. Mulai dari Garut Utara, Garut Tengah hingga Garut Selatan memiliki karakteristik dan sumber daya yang berbeda sehingga membutuhkan pengembangan sesuai dengan keunggulan masing-masing.

“Potensi yang ada di Kabupaten Garut sebenarnya sangat banyak, hanya saja belum semuanya tergali dan dikembangkan secara optimal,” ujarnya.

Ia mendorong agar pemerintah bersama pelaku usaha dan investor dapat membangun kolaborasi untuk membuka potensi-potensi tersebut. Menurutnya, kerja sama yang terbangun tidak harus selalu berbentuk investasi berupa modal.

Forum seperti Business Matching, kata Putri, juga dapat menjadi ruang pertukaran gagasan, pengalaman, serta solusi untuk menjawab persoalan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat Garut.

Ia mengapresiasi para investor yang hadir dan memberikan masukan kepada pelaku usaha lokal. Masukan tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi sekaligus pembelajaran bagi pengusaha dalam mengembangkan bisnisnya.

Selain pertemuan bisnis, rangkaian kegiatan Wirahebat 2026 juga diisi diskusi interaktif dan lokakarya bersama para ahli. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperoleh wawasan baru sekaligus memahami tantangan yang harus dihadapi dalam pengembangan usaha.

Putri berharap hasil Business Matching Wirahebat 2026 dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperluas peluang kerja sama antara pemerintah, dunia usaha dan investor.

Ia juga berharap forum pengembangan usaha serupa dapat kembali dilaksanakan pada tahun berikutnya dengan cakupan yang semakin luas.

Dari pelaksanaan Business Matching Wirahebat 2026, total investasi yang berhasil dihimpun tercatat mencapai Rp20.760.350.000.