Waduh, Bupati Irna Murka. Kenapa Lagi ?

16.076 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Bupati Pandeglang, Irna Narulita sangat marah ketika meninjau beberapa proyek pengerjaan jalan yang dilaksanakan tahun 2017 lalu. Kejadian ini terjadi di wilayah Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten , Rabu, 14 Februari 2018.

Advertisement

Disini Irna temukan hasil Pembangunan Infrastruktur jalan betonisasi ruas jalan Sumur Taman Jaya yang seolah asal jadi.

Irna mengatakan, ruas jalan raya Sumur Taman Jaya ini pengerjaannya sangat buruk sekali,  terlihat sekali kondisinya,  banyaknya cekungan sehingga air tidak turun malah kaya kubangan Air di tengah jalan.

” Terlihat sekali hampir di sepanjang jalan ini banyak sekali genangan Air, dan cekungan,  masa jalan sudah di Beton ko masih banyak cekungan yang di genangan air, ini kayaknya proses pengerjaannya yang asal asalan. Kalau sepanjang ruas jalan yang sudah dibeton ini genangan air,  saya rasa tidak akan kuat lama dan ini jelas kurangnya pengawasan dari pihak Konsultan Pengawas. Ibu kecewa sekali dengan kondisi jalan seperti ini,” ucap Irna.

Irna menambahkan, kunjungan kerja ini adalah manfaatnya untuk fungsi kontrol

“Kita mengetahui kondisi di lapangan, apakah pekerjaan yang sudah di kerjakan sesuai apa tidak seperti Jalan ini wabup juga sudah ngasih sinyal tadi bahwa Jalan ini sangat jelek kualitasnya. pokoknya ibu sangat kecewa, makanya tadi Ibu panggil orang Dinas PUPR nya, agar persoalan ini dipertanggungjawabkan, ibu perintahkan jangan sampai dibayar pekerjaan seperti ini, setelah di cek semuanya, cekungannya sampai 40%, maka kalau ini tidak diperbaiki jangan ada pembayaran, tetapi mereka sudah beritikad baik, pihak pelaksana siap mengerjakan kembali dan memperbaiki semuanya, pokonya ini adalah tanggung jawab Dinas terkait, saya tidak ada urusan dengan pihak pelaksana, tetapi urusannya dengan orang Dinas, karena mereka selaku pengawas,” tegas Irna.

Irna juga menekankan, agar tidak ada kongkalikong di dalam pengerjaan setiap proyek pembangunan di wilayahnya.

“Jangan ada lagi kongkalingkong antara anak Ibu, dengan pihak pelaksana atau pihak ketiga, ini akan jadi catatan saya tentang kinerja mereka, apakah mereka bisa bekerja atau tidak itu aja,” tandas Irna dengan nada marah.