Jubir COVID-19 Muba – Herryandi Sinulingga AP : Katakan 21 November NIHIL

5.236 dilihat
Info Grafid COVIID-19 di MUBA. 21 November 2020

BUANAINDONESIA-SEKAYU- Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sabtu 21 November 2020 mengkonfirmasi nihil penambahan kasus COVID-19.

“Hari ini nihil penambahan kasus COVID-19 di Muba,”Kata Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Herryandi Sinulingga AP. Sabtu (21/11)

Advertisement

Dijelaskan, hingga 21 November 2020, 561 kasus konfirmasi di Muba, rincian 73 masih perawatan, 466 kasus sembuh dan 22 meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Muba 22 November 2020 tercatat ada sebanyak 426 Orang Dalam Pemantauan (ODP) 15 selesai pemantauan masih dipantau 411 orang, 1.178 kontak erat 1.117 kontak selesai pemantauan 7 kontak erat yang masih dipantau, 183 PDP 7 proses pengawasan 157 selesai.

SedangkaN, Kamis (19/11), 2 kasus sembuh, 7 positif, dan 1 meninggal dunia.

“Ada penambahan 2 kasus sembuh, 7 terkonfirmasi positif COVID-19, dan 1 kasus meninggal dunia,” ungkap Jubir Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, dr Povi Pada Indarta SP P.

Povi merinci, adapun penambahan 7 kasus positif yakni diantaranya kasus 539 laki-laki 52 tahun asal Sekayu, kasus 540 laki-laki 42 tahun Babat Toman, kasus 541 laki-laki 28 tahun Kecamatan Sekayu, kasus 542 perempuan 27 tahun Sekayu.

“Kemudian, kasus 543 perempuan 32 tahun Sekayu, kasus 544 perempuan 9 tahun Sekayu, dan kasus 545 perempuan 18 tahun Lawang Wetan,” imbuhnya.

“Meninggal dunia dialami kasus 502 laki-laki usia 61 tahun asal Lumpatan dan telah dimakamkan sesuai prokes pemakaman COVID-19,”ujarnya.

Dilanjutkan, 19 November 2020 ada 545 kasus, dengan rincian 62 masih perawatan, 462 kasus sembuh, dan 21 meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data update Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba 19 November 2020 tercatat ada sebanyak 426 ODP 15 selesai pemantauan masih dipantau 411 orang, 1.178 kontak erat 1.117 kontak selesai pemantauan 7 kontak erat yang masih dipantau, 183 PDP 7 proses pengawasan 157

Advertisement