Kecamatan BanyuasinIII Meriahkan HUT RI Dengan Karnaval

10.043 dilihat
saat diacara karnaval
saat diacara karnaval

BANYUASIN, Buanaindonesia.com -Guna memeriahkan HUT RI yang ke 68 tahun Kecamatan BanyausinIII Kabupaten Banyuasin Mengadakan karnaval yang diikuti oleh sekitar 33 peserta yang terdiri dari TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTS, SMA/MAN/ SMK, Umum.

Ketua pelaksana Aswani Efendi MPd menjelaskan, kegiatan acara  ini dilaksanakan untuk memperingati dan memeriagkan HUT RI” Sebab sebagaimana kita ketahui nenek moyang kita dulu untuk memperjungkan negara ini mengorbankan jiwa raganya, maka dari itu kita sebagai generasi memperingatinya dengan memperbanyak kegiatan, seperti karnaval ini,”katanya Aswani Jumat (16/8/2013).

Advertisement

Dilanjutkan Aswani, dalam penilaiannya sendiri itu langsung di nilai oleh polsek, kecamatan, dan dinas pariwisata,” harapan kami dengan adanya kegiatan ini bukan hanya diadakan oleh kecamatan saja,akan tetapi di Kabupaten banyuasin juga mengadakan, sehingga kita bisa mengetahui kebudayaan yang ada di Banyuasin ini, ” ungkapnya.

senada dikatakan Camat Banyuasin III Abdul Jadil yang menjelaskan, kegiatan ini memang sengaja diadakan, guna menumbuhkan rasa patriotisme kepada generasi muda, ” supaya mereka mengetahui betapa sulitnya pejuang kita dizaman dahulu mempertahankan kemerdekaan RI,” terangnya.

diterangkannya, dengan diadakannya kegiatan ini pihaknya mengharapkan kepada generasi mudah agar lebih giat dalam menuntut ilmu ” supaya negara ini menjadi negara yang lebih maju sesuai baju yang di gunakan oleh mereka,” jelasnya.

Terpisah Kapolsek Pangkalan Balai AKP Kahar Muzakir menerangkan, selaku pihak kepolisian sangat senang dengan diadakannya kegiatan ini, apalagi pesertanya banyak menggunakan seragam kepolisian, ” berarti mereka besarnya ingin menjadi polisi,” terangnya.

Disinggung tentang meriam bambu yang diledakkan menggunakan bahan karbit oleh peserta karnaval  AKP Kahar Muzakir mengatakan sedikit menyayangkan ” kami sangat menyesalkan kegiatan ini banyaknya meriam bambu yang digunakan oleh peseta, sebab semua itu dapat membahayakan dirinya sendiri dan orang lain, seperti tadi kita saksikan pada saat mereka menghidupkan meriam bambu ada yang terbelah dua,” tenganya.

“Maka dari itu kedepannya, kami dari pihak kepolosian untuk kedepannya akan memberikan peringatan agar peserta karnaval bila ingin menggunakan meriam bambu , supaya dimodifikasi sedemikian rupa, dengan catatan tidak menghidupkan meriam tersebut” tegasnya.

Sementara itu salah satu peserta karnaval Dian Purnama dari SMAN 2 Plus Banyuasin 3 mengatakan, kami sangat senang dengan kegiatan ini, sebab kami bisa menunjukan kreatifitas yang kami buat, ” memang kalah itu biasa, yang terpenting kami bisa menunjukkan Hasil karya anak -anak SMAN 2 Plus Banyuasin 3,”tandasnya(jns)

Advertisement