Masayarakat keluhkan galian Pemasangan kabel Milik Telkom

21.983 dilihat
Masayarakat keluhkan galian Pemasangan kabel Milik Telkom
penggalian kabel Telkom

BANYUASIN, Buanaindonesia.com– Guna untuk meningkatkan system signal Telkom, pihak PT Telkom memasang kabel serat optik di bawah tanah, yang  menurut informasi dari salah satu pekerja pengerjaan ini mulai dari Palembang sampai Jambi.

Kas dan 5 orang pekerja lainnya yang berasal dari Cirebon dan daerah jawa Tengah saat dikonfirmasi mengatakan bahwa  penanaman kabel ini dengan system tembak dengan kedalaman 1,30 m sampai dengan 1,50 meter dengan tenaga pekerja kurang lebih 150 orang yang dikerjakan dengan system borongan.

Advertisement

”kami hanya pekerja pak, dan pekerjaan ini di borongkan kepada kami 10 ribu permeternya, cukup tak cukup kami hanya dapat segitu, mau pulang ke daerah jauh, karena kami datang dari Cirebon dan Berebes Jawa Tengah” ungkap Kas dan beberapa temanya.

Melihat dari skala kepentingan, proyek penanaman kabel ini berfungsi untuk memperkuat system jaringan Telkom, namun jika dilihat dari sisi lain pelaksanaan proyek ini membuat dampak baru baik bagi pengguna jalan maupun warga setempat.

Ini terlihat jelas, setelah penggalian tanah untuk penanaman kabel optic tersebut, pekerja hanya menimbunnya kembali tanpa ada perbaikan dan pemadatan tanah seperti sedia kala, akibatnya galian berbentuk ungukan tanah.

Hal ini sempat dikeluhkan Ircan (26) warga kelurahan Betung Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, yang secara kebetulan rumah kediamanya hanya berapa puluh meter dari jalan raya, ia mengatakan hendaknya setiap proyek yang dilaksanakan baik untuk kepentingan perusahaan maupun masyarakat harus memperhatikan dampaknya. “jika hujan tiba, selain menjadi licin juga membuat ban mobil saya terbenam jika melalui bekas galian tersebut”, ungkap Ircan.

Sementara itu, Lurah Betung melalui Sekretasis Kelurahan Betung M. Sobir S.Sos mengatakan bahwa perusahaan atau pemborong yang melaksanakan penggalian sepanjang jalan raya di kota kecamatan Betung yang katanya untuk penanaman kabel Telkom belum ada pemberitahuan secara tertulis dengan pihak kelurahan.

M Sobir mengharapkan hendaknya pihak pelaksana seharusnya melapor terlebih dahulu ataupun berkoordinasi dengan pemerintah setempat, mungkin secara tekhnis bisa di beritahu agar tidak merusak sarana atau prasarana yang ada, dan bekas lubang galian harus dipadati kembali, terutama yang berada didepan Tokoh atau kedai milik masyarakat, sehingga tidak berdampak merugikan bagi masyarakat dan penguna jalan, Tegas M Sobir.

Editor: Nadi

Advertisement