OGAN ILIR, Buanaindonesia.com- Suplay air di perkantoran terpadu pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI), saat ini mengalami kemacetan total. Diperkirakan masih terus berlansung dalam beberapa hari kedepan.
Tersendatnya suplai air itu sejak sabtu 28 maret 2015 pasca terbakarnya rumah pompa milik PAM Tirta Ogan, yang terletak di desa Tanjung Seteko.
Kepala Bagian (Kabag teknis) PAM Tirta Ogan, Asropi, saat ditemui buanaindonesia.com, Senin, 30 Maret 2015 mengatakan KIta belum bisa memastikan kapan suplai air itu akan kembali normal seperti biasa. yang jelas kami akan mengusahakan secepatnya untuk mengatasi masalah ini.
“Kami belum bisa menjamin tentang kapan air pam bisa mengalir. Kami akan berusaha untuk segera mengatasi masalah ini,” Kata Asropi, Senin (30/03/15)
Sementara, Ahmad Sarostani, Kepala Bagian Umum (Kabag) umum dan administrasi menambahkan, kerugian akibat kebakaran rumah Pompa itu ditaksir sampai Rp800juta.
“Kerugian akibat kebakaran di perkirakan mencapai angka delapan ratus juta rupiah,”katanya
Dia menambahkan, adapun barang yang ludes dilalap sijago merah diantaranya Panel induk 1 set, panel pompa 15’kw, pompa cenrifugal 20L/TD 2 buah, Fleksible joint 6 dan 4 inchi masing-masing 2 buah, Presure cent1/2 inchi 2 buah, Motor pompa 2 buah, Gudang pompa, Gudang, Tutup meter 1.120 buah,Tawas 3200 kg Dan Kaporit 11,649. (YMI)








