Pameran dan Kontes Batu Akik Bupati Cup 2015 Resmi Dibuka

7.854 dilihat

MUARAENIM, Buanaindonesia.com- Pelaksanaan Pameran dan Kontes Bupati Cup 2015 yang dibuka Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar diwakili Wakil Bupati H Nurul Aman berlangsung semarak.  Para pesertanya berasal  dari kabupaten/kota se- Sumsel dan di luar provinsi lainnya, ikut menyemaraki pameran dan kontes tersebut.

Kntes batu akik bupati Cup 2015 ini merupakan bagian Grand Prix IGS (Indonesian Gemstone). Pemenang terbaik dalam kontes ini, akan diikutsertakan dalam kontes batu akik pada Bulan Juni mendatang di Jakarta. Untuk merebutkan Piala Presiden RI.

Advertisement

Pameran dan kontes batu akik berlangsung selama tiga hari, Kamis-Sabtu,  23-25 April 2015. Dipusatkan, di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Muara Enim.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Nurul Aman, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan pameran dan kontes batu Bupati Cup 2015  yang diselenggarakan oleh Community Gemstone Muara Enim (CGM). Nurul Aman mengakui pelaksanaan pameran dan kontes batu akik tersebut bakal disambut antusias masyarakat. Mengingat, even kontes batu akik Bupati Cup ini, baru yang pertama kalinya di Kabupaten Muara Enim.

“Saya mengucapkan temakasih atas kerja keras panitia, yang telah menyelenggarakan acara ini, saya juga mengucapkan selamat datang kepada peserta. Baik yang berasal dari Kabupaten Muara Enim, maupun daerah Sumsel serta provinsi lainnya yang ambil bagian dalam pameran dan kontes ini,” ucap Nurul Aman.

Sementara itu, Wakil Ketua CGM yang juga Waka Polres Muara Enim Kompol Hans Rachmatulloh mewakili Ketua CGM Anwar kohar, mengatakan, terbentuk komunitas itu, atas dukungan bersama, sesama pecinta batu di Kabupaten Muara Enim. Selain untuk menjalin silaturahmi antar sesama pencinta batu akik dari latar belakang profesi yang berbeda-beda, diantaranya PNS, TNI, Polri, Jurnalis, maupun swasta.

“Jadi, kita membentuk komunitas ini merupakan wadah bagi pencinta seni batu akik di Muara Enim demi menjalinkan silaturahmi, bukan itu saja komunitas ini juga dijadikan ajang berbagi ilmu seni batu,” ujar Waka (Siswanto).

Advertisement