PDAM dan PT WSJ bersiteru FKLSM /ORMAS akan bicara

7.873 dilihat

OGAN ILIR, buanaIndonesia.com- Ganti rugi Rp 100 juta yang diklaim pihak PDAM Ogan Ilir dinilai PT WSJ terlalu besar dan tidak sesuai dengan kerusakan yang sebenarnya

Heri pengawas lapangan PT Wahana Sarana Jati (WSJ) mengatakan pihaknya menilai kerusakan itu hanya sekitar Rp 26 juta “Sebab ada temuan disalah satu lobang yang diduga pipa PDAM sudah bocor dan sudah dibalutan plastik hitam terlebih dahulu sebelum pihak kita ( WSJ) menggali” ucampnya rabu (10/12/13)

Advertisement

Oleh karna itu Pihak WSJ hanya siap membayar ganti rugi sebesar 26 juta saja, itupun sudah ada deal antara PDAM dan pihak kita yang dihadiri oleh Humas dan Direktur perusahaan air minum daerah tersebut. “Kalaupun pihak PDAM tirta ogan menuntut ganti rugi sebesar 74 juta lagi ini sudah diluar perjanjian yang disepakti pada jum’at (06/12/13) yang lalu” ungkap heri.

Masih kata Heri, Perjanjian tersebut ditanda tangani diatas materai, dari pihak WSJ, saudara Asril dan Yosi dan direktur PDAM Tirta Ogan. Bisa dipastikan tidak ada penambahan ganti rugi lagi kepada PDAM, seperti yang di tuntut sebesar 74 juta lagi. Pungkas nya.

Sementara itu ketua FKLSM OI, A,Gatmir,ketika ditemui, mengatakan, wajar sajah kalau PDAM Tirta ogan tidak mau menerimanganti rugi tsb, karena tidak sesuai dg kerugian PDAM,

“seharusnya pihak SWJ ada dana ReKontruksi, dan ini jadi tanda tanya, kemana dana itu, diantaranya, mengembalikan sisa galian yg dianggap tidak betul. Sehingga bisa mengakibatkan pedagang bakso, sepeda motor, susah untuk menyemberang jalan tsb, belum lama ini tukang bakso terguling, sehingga mengakibatkan menelan kerugian juga kaki kanannya terkilir ditimpah gerobaknya.ini diakibatkan kecerobohan rekontruksinya diduga tidak kembali seperti semula” tukasnya

Advertisement