Peluru Nyasar Kenai Petani

9.272 dilihat
ilustrasi salah Tembak
ilustrasi salah Tembak

OGAN ILIR, buanaindonesia.com- Malang nasib petani karet bernama Samhudi (56) warga Desa Lubuk Bandung Dusun 2 RT 4 Kecamatan Payaraman Kabupaten Ogan Ilir (OI), pasalnya saat sedang berkebun diareal perbatasan Rayon 6 PTPN VII Cintamanis, kepala bagian kirinya harus terluka setelah orang tak dikenal diduga menembakkan peluru nyasar senapan angin yang biasa digunakan untuk berburu burung

Iformasi yang dihimpun kemarin sekitar pukul 15.00 sore seperti biasa secara rutin bapak 6 orang anak ini menggunakan motor ke kebun karetnya untuk memasang tali di wilayah perkebunananya guna memasang perangkap untuk monyet hutan yang biasa merusak tanaman.

Advertisement

Naas saat tengah asyik sambil menunduk untuk memasang tali tiba-tiba ia mendengar letusan peluru senapan angin yang biasa digunakan untuk menembak burung, tanpa sadar iapun langsung memegang kepala bagian kiri lantaran merasa sakit dan mengeluarkan darah, lantaran terkejut dan sadar dirinya tertembak Samhudipun akhirnya berteriak meminta pertolongan warga, karena jarak yang jauh antara kebun dan pemukiman warga tidak langsung datang, iapun akhirnya secara sadar mengendarai motor, tiba di dekat jembatan desanya, akhirnya iapun ditolong adik iparnya dan segera membawanya ke rumah

“Saya kemudian menyuruh adik saya memanggil pak RT untuk minta diantar ke Puskesmas Payaraman, lantaran petugas puskesmas tidak sanggup, akhirnya saya dirujuk ke RSUD Kayuaguang untuk dioperasi, hari ini baru pulang alhamdulillah operasinya tidak lama, pelurunya kecil. Jadi saya tidak tahu siapa yang menembak, mungkin yang menggunakan senapan tidak tahu kalau pelurunya terkena kepala bahkan tembus topi pet biru yang digunakan saat berkebun.

Lanjutnya,Selama ini saya juga tidak pernah punya musuh, mau lapor polisi juga tidak tahu bagaimana caranya,”kata lelaki renta yang memiliki istri bernama Aspinah ini polos

Sementara itu Ketua RT 4 Herman mengatakan warganya mengalami luka dibagian kiri kepala usai terkena peluru senapan angin nyasar, bahkan topi pet biru yang digunakan korban bolong lantaran tajamnya peluru tersebut. “Kita juga belum tahu siapa yang menembak,waktu di puskesmas saya antar dan urus jamkesmasnya, saat ke RSUD Kayuaguang dia diantar anaknya.

Kita imbau kepada warga agar berhati-hati menggunakan senapan angin, soalnya bahaya sampai adanya kejadian tersebut, takutnya sampai menghilangkan nyawa,”ujarnya.

Kapolsek Tanjung Batu AKP Eddy Suratno mengatakan sudah mengetahui dan menangani hal tersebut,”diduga peluru senapan angin,korban sudah dibawa ke RSUD Kayuagung, besok akan saya kordinasikan dengan kapolpos untuk melihat kondisinya di rumah. Kalau senapan jenis Canon, Bunyamin itu memang legal, namun jenis diatas 5kaliber harus izin perbakin dulu untuk berburu.

Kita imbau kepada pemilik senapan angin agar berhati-hati menggunakan senapan, jangan sampai melukai,”katanya.(Mie)

Advertisement