Pengangguran Dibanyuasin Tahun 2013 Diperkirakan Meningkat

10.017 dilihat
lambang PEMKAB Banyuasin

BANYUASIN, buanaindonesia.com– diduga karna ketetuan naiknya upah minimal pekerja (ump) ada sebagian perusahaan yang merasa berat dan tidak mampu untuk menerapkan peraturan tersebut sehingga terpaksa harus mengurangi jumlah karyawannya karna takut tidak mampu untuk membayar upahnya

di lain pihak sulitnya mencari pekerjaan menjadi pokok utama penganguran menjadi makin bertambah bagaimana tidak, perusahaan mencari karyawan yang di utamakan pengalaman sehingga anak sekolah yang baru lulus atau sarjana yang baru wisuda menjadi faktor penambah angka pengangguran

Advertisement

berdasarkan data yang berhasil di himpun media ini jumlah penganguran dari tahun 2009 terus meningkat naik, jumlah penduduk di tahun 2009 berjumlah 818,280 jiwa dan angka penganggurannya berjumlah 12,634 jiwa bertambah di 2010 dengan jumlah penduduk yang menurun menjadi 782,851 jiwa namun angka pengangguran naik menjadi 13,909 jiwa

jumlah penganguran pun semakin meningkat pada tahun 2011 karna jumlah penduduk semakin menurun namun angka pengangurannya malah semakin bertambah, jumlah penduduk pada tahun 2011 ini berjumlah 762,482 jiwa dengan angka pengangguran 14,380 jiwa, sedangkan di tahun 2012 jumlah penduduk bertambah melesat menjadi 930,523 jiwa dengan angka pengangguran 15,433 jiwa, dan jika dibandingkan dengan angka pengangguran pada tahun 2009 hasilnya hampir sama saja

Kepela Dinas  tenaga kerja dan transmigrasi Iskandar melalui kepala Bidang Latihan pendidikan tenaga kerja Hasibuan,SE mengatakan ditahun 2013 ini menurutnya kemungkinan akan ada pelonjakan angka pengangguran yang disebabkan karna banyaknya karyawan yang diberhentikan “mungkin ditahun ini angka pengangguran akan melonjak tinggi karna banyak karyawan yang di PHK kata Hasibuan saat ditemui di salah satu ruangan di gedung dinas tenaga kerja dan transmigrasi jumat(26/04)

Dikatakannya penyebab banyaknya karyawan yang diPHK kemungkinan dikarnakan perusahaan tidak mampu untuk memberikan upah karyawan sesuai dengan peraturan pemerintah yang harus menaikan UMP karyawan”ada sebagian perusahaan yang tidak mampu untuk membayar upah karyawan sesuai dengan peraturan”

Dia menambahkan “mungkin juga karna harga sawit kemarin menurun sampai Rp300/kg bisa menjadi penyebab banyaknya karyawan di PHK”pungkasnya(juan)

Advertisement