Percepatan Permata Muba 2017, BKP Genjot Desa Mandiri Pangan

7.899 dilihat

Drs. A Suwandi, Kepala Badan Ketahanan Pangan MubaMUSI BANYUASIN, buanaindonesia.com– Guna meningkatkan kemampuan masyarakat desa dalam pengembangan usaha produktif berbasis sumber daya lokal, peningkatan daya beli dan akses pangan rumah tangga, sehingga dapat memenuhi kecukupan gizi rumah tangga, yang akhirnya berdampak terhadap penurunan kerawanan pangan dan gizi masyarakat miskin di pedesaan, serta mengurangi angka kemiskinan dan kelaparan dalam suatu daerah, Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan kegiatan Desa Mandiri Pangan atau biasa disebut DEMAPAN, hal ini diungkapkan oleh kepala Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Drs A Suandi, (28/8).

Dikatakannya bahwa Pembangunan ketahanan pangan diselenggarakan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia yang memberikan manfaat secara adil dan merata guna mencapai kemandirian, dan tidak bertentangan dengan keyakinan masyarakat. Perwujudan pemberdayaan masyarakat dalam rangka kemandirian pangan tersebut dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat miskin dan rawan pangan di pedesaan.

Advertisement

Dijelaskan Drs Suandi bahwa dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di Muba tersebut, BKP membangun 64 unit lumbung pangan diberbagai desa dalam kabupaten Musi Banyuasin, diantaranya adalah 16 unit khusus dikecamatan Lalan, “masing-masing lumbung pangan akan diisi 5ton beras,” katanya.

Selain hal tersebut, lanjut Dia  BKP Muba juga memberikan bantuan bibit sapi, kambing, itik, bibit tanaman mangga dan sawo. “Sementara ini yang sudah terealisasi  adalah bantuan bibit ternak sapi dan kambing” imbuh Suandi.

Adapun bantuan ternak sapi tahun anggaran 2013 untuk kecamatan Bayung Lencir sebanyak 27 ekor sapi, Kecamatan Batang Hari Leko sebanyak 19 ekor sapi, kecamatan Plakat Tinggi 24 ekor sapi, kecamatan Babat Supat 24 ekor sapi, kecamatan Sekayu 5 ekor sapi. Sementara itu untuk bantuan hibah kambing untuk kecamatan Bayung Lencir sebanyak 126 ekor, kecamatan Batang Hari leko sebanyak 51 ekor, kecamatan Plakat Tinggi 38 ekor, kecamatan Babat Supat 11 ekor, kecamatan Sungai Lilin 22 ekor, kecamatan Keluang 38 ekor dan kecamatan Lawang Wetang 44 ekor “ini semua kita lakukan dalam rangka untuk percepatan permata muba 2017” pungkasnya. (ch)

Advertisement