PALEMBANG, buanaindonesia.com– PT Pertamina (Persero) bekerjasama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD), hari ini, Kamis (21/11), pukul 08.00 WIB. menanam 20 juta pohon di Stadion Garuda Sriwijaya (SGS), Km 9 Kebun Bunga Kecamatan Sukarame. Kegiatan penanaman pohon itu diadakan secara serentak diseluruh Indonesia dalam waktu 24 jam dan ini memecahkan rekor Musiem Rekor Indonesia (MURI).
Penanman 20 juta pohon di SGS pimpin oleh Panglima Daerah Militer (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo (BBW) dan Pertamina oleh General Manager Pertamina RU III, Yulian Dekri.
“Penaman pohon itu jangan menunggu perintah harus di awali dari sedini mungkin apa lagi dilapangan ini masih seperti sekarang perlu diadakan penghijauan secepatnya,” ujar BBW saat diwawancarai di SGS, kamis (21/11) kemarin
Penanaman 20 juta pohon ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial Pertamina di bidang lingkungan yang dikerjasamakan dengan TNI AD.
Kegiatan penanaman pohon dilakukan di 8.815 lokasi di sekitar wilayah operasi Pertamina dan anak perusahaan seperti Aceh Besar, Deli Serdang, Kerinci, Tangerang, Garut, Temanggung, Bojonegoro, Tanjung Selor, Mamuju, Karangasem, Sintang, Namlea dan Aceh Besar.
Karen menyatakan, kegiatan menabung 20 juta pohon merupakan bagian dari gerakan Menabung 100 Juta Pohon yang menunjukkan komitmen tinggi perusahaan terhadap upaya menjaga kelestarian lingkungan hidup sekaligus menumbuhkan peluang bernilai ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi Pertamina dan anak perusahaan melalui kegiatan tersebut.
Selanjutnya, kegiatan ini tidak berhenti pada menanam melainkan juga merawat hingga tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurut dia, kegiatan Menabung 20 Juta Pohon serentak selama 24 jam ini merupakan yang pertama kalinya di Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan wujud dukungan kami terhadap program penanaman 1 miliar pohon yang ditetapkan Presiden SBY,” tambahnya dia.
Pertamina mencanangkan Gerakan Menabung 100 Juta Pohon sejak 2012 dan ditargetkan tuntas pada 2015.
Total pohon tertanam yang telah terverifikasi hingga 20 November 2013 sebanyak 55 juta pohon mencapai juta pohon dan di akhir tahun diperkirakan bisa mencapai 75,3 juta pohon.
Dengan program ini diharapkan dapat mengurangi polusi emisi gas karbon dan menumbuhkan ecopreneur lokal. Adapun, jenis pohon yang ditanam disesuaikan dengan wilayah penanaman, sehingga bisa bertahan hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.








