
BANYUASIN, buanaindonesia.com- 23 Desa Dikecamatan Pulau Rimau terancam terisolir dan mengalami kesulitan menjual hasil pertanian pasalnya Jembatan tanah Kering yang merupakan jalur akses masyarakat Pulau Rimau yang terletak di Tanah Kering Desa Mukut Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin nyaris putus. Hal itu diduga diakibatkan pemerintah kurang peduli, sehingga semakin lama kondisinya semakin parah
Bambang (40), penguna jembatan tersebut mengatakan, jembatan ini merupakan jalan satu-satunya untuk menuju jalur darat, sebab warga dari 23 Desa menggunakan jembatan ini untuk menjual hasil pertanianya. “
Bagi pengendara roda dua dan empat setiap melewati jembatan sudah satu bulan lebih ini terpaksa harus turun terlebih dahulu, guna memastikan roda kendaraanya benar-benar pas mengenai besi yang dipasang warga agar kendaraan tetap bisa melitas,” ujarnya Rabu ( 20/11) 2013.
Sebagai pengguna jalan ini, dia mengharapkan pemerintah secepatnya dapat memperbaiki jembatan ini agar kekhawatir para pengguna jalan tudak sampai putus. Dia juga menyesalkan, jangan sampai pada saat mereka ada berkepentingan saja, baru cepat memperbaikinya, tapi setelah tujuannya tercapai, tidak peduli lagi dengan nasib rakuat,” ungkapnya.
Hal senada diungkapkan Yono, kami bingung dengan pemerintah, sudah tahu jembatan ini rusak, kenapa tidak segera diperbaiki. ” Coba kalau ada kepentingan semuanya pasti dituruti,” terangnya kesal.
Yono menambahkan, kami tidak banyak mengharapkan kepada pemerintah,selain dapat segera memperbaiki jembatan ini.” Sebab jembatan ini merupakan jembatan akses kami untuk beraktivitas, kalau sampai jembatan ini hancur, kami tidak bisa berbuat apa-apa lagi, yang pasti aktivitas kami akan terganggu,” tegasnya.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Banyuasin Umar Usman belum lama ini dihubungi dikantornya mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan surpei terhadap jembatan tersebut “sekarang petugas kita sedang melakukan surpei, Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama lagi jembatan tersebut sudah mulai diperbaiki” ucapnya
terpisah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupatgen Banyuasin M Sahrial saat dihubungi buanaindonesia.com desela sela acara menyambut kedatangan peserta tributon Didesa Pengumbuk Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin kamis (21/11) mengatakan bahwa tidak lama lagi jembatan tersebut sudah bagus dan dapat dipergunakan seperti biasa “karna untuk bahan-bahannya saat ini sudah ada dilokasi ” ungkapnya
Dikatakannya bahwa saat ini tinggal lagi pengerjaannya karna untuk bahan-bahannya sudah ada dilokasi “bahan-bahan matrialnya saat ini sudah ada dilokasi” imbunya
disinggung mengenai kemungkinan membangun jembatan baru dirinya mengatakan bahwa untuk sementara ini pihaknya akan memperbaiki yang rusak-rusak terlebih dahulu “sementara ini kita akan perbaiki dan mengganti besi-besinya yang rusak terlebih dahulu” tambahnhya







