
BANYUASIN, buanaindonesia.com- Gunawan (35) warga tanjung agung kecamatan banyuasin III kabupaten Banyuasin meninggal dunia akibat terkena sengatan aliran listrik yang diduga terjadi di Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin.
Sebelumnya, korban sempat dilarikan kerumah sakit umum Daerah Kabupaten Banyuasin, namun masih saja nyawanya tidak terselamatkan.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Banyuasin Dr Eka melalui salah satu staf bagian pendaftaran pasien, Tika, saat dihubungi buanaindonesia.com diruang kerjannya membenarkan bahwa pada pukul 22.25 jum’at (21/11) ada seorang pasien bernama Gunawan warga tanjung agung mengalami tersengat aliran listrik , “namun selang beberapa saat kemudian yaitu sekitar pukul 23:00 korban akhirnya diantarkan kerumahnya menggunakan mobil ambulan, karna sudah tidak bernyawa lagi” ungkap Tika sabtu (22/11/13).
Informasi yang berhasil dihimpun dilapangan bahwa, korban tersengat aliran listrik saat sedang bekerja merehab plafon didinas kesehatan Kabupaten Banyuasin dikomplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Banyuasin jum’at malam (21/11/13) 22:25 Wib
Salah satu sumber yang namanya enggan ditulis dalam pemberitaan ini mengatakan bahwa tiga hari menjelang meninggalnya, korban pernah datang kerumah sumber dengan maksud untuk mengajak bekerja bongkar pelapon, “kalo tidak salah dia menyebutkan Pelafon Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin” ungkap sember.
“Sementara mengenai kronologis kejadian saya belum tau jelas, karna saya dikabari pada pagi harinya, saat hendak berangkat sholat subuh, Namun menurut yang saya dengar dari rekan-rekan di masjid, bahwa saat petugas dari rumah sakit itu datang, sopirnya mengatakan bahwa almarhum masuk kerumah sakit karna tersengat listrik, dia di bawa kerumah sakit sekitar pukul 22:00 wib tadi malam dengan keadaan pingsan dan pukul 23:00 wib korban di antar kerumah duka karna telah dinyatakan meninggal dunia.’’imbuhnya
Dikatakan Sumber, jelang meninggalnya, korban memang terlihat sedikit aneh,“ dia sempat bilang kepada saya, meminta tolong untuk memelihara anak-anaknya sebab dia tidak lama lagi akan pergi, selain itu, dalam bekerjannya korban terlihat lebih rajin dari biasanya, dan sering belajar mengaji” tukas sumber.(amd)







