Simbol Protes Terhadap Jalan Rusak Warga Keluang Tanam Pohon Pisang & Sawit 

10.523 dilihat

BANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – Warga Dusun VI Desa Keluang, Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Menanam pisang dan sawit bersama-sama, di tengah-tengah jalan. Ini diilakukan sebagai aksi protes terhadap kondisi jalan mereka yang hancur tidak layak untuk dilewati, selain itu diduga pipa milik PT. Odira Energy yang beroperasi di Kecamatan Tungkal Ilir berada di tengah-tengah jalan warga. Dikhawatirkan pipa milik PT. Odira Energy tersebut pecah hingga meledak dan menghasilkan korban jiwa.

“Kami hari ini menanam pohon pisang dan batang sawit bersama-sama dijalanan, sebagai bentuk protes warga terhadap kondisi jalan yang hancur tidak layak dilewati,” Ucap. Sumedi tokoh masyarakat Desa Keluang, Sabtu. 27/06/20.

Ditambahkannya, Jalan yang mereka gunakan tersebut sempat diperbaiki oleh PU TR dari Kabupaten Muba, namun untuk pihak perusahaan belum pernah melakukan perbaikan. “Dulu sempat diperbaiki oleh PU TR dari Muba, nah Perusahaan belum pernah memperbaiki, di ajak oleh warga gotong royong saja mereka tidak mau padahal mereka mengeruk hasil bumi nenek moyang kami,” ujarnya.

Dirinya berharap, jalan yang mereka miliki agar kiranya dapat perbaikan baik dari Perusahaan maupun dari Pemerintah agar aktivitas baik jual beli maupun pembuatan dokumentasi kependudukan lebih mudah. “Saya berharap jalan kami yang sangat dekat dengan kantor Camat Tungkal ilir ini segera diperbaiki, agar kami bisa mudah membawa hasil bumi kami ke Kota, dan kami juga bisa cepat ke Kantor Camat untuk membuat KTP,KK, dan Akta serta KIA dan urusan lain ke Ibu Kota Kabupaten,” tukasnya.

Senada dikatakan, Jang cuk warga yang sama berprofesi sebagai sopir pembawa getah karet warga memgaku dirinya bisa membawa karet hingga empat hari dari jadwal yang seharusnya. “Kalau kami sudah transaksi jual beli karet, dan mau dibawa keluar itu bisa empat hari lamanya, akibatnya warga yang sudah menjual karet mereka tertunda menerima uang hasil jerih payahnya, ” Ucapnya.

Ditambahkannya, selama ini belum ada perbaikan dari Pemerintah maupun dari Perusahaan yang ada di Kecamatan Tungkal ilir. “Harapan saya kiranya pihak Perusahaan maupun Pemerintah untuk memperbaiki jalan kami ini agar kita bisa lancar dalam menjual hasil bumi kami,” Ucapnya.