Waspada, Kebakaran Hutan Semakin Mendekati Pemukiman Penduduk

10.178 dibaca

MUARAENIM, Buanaindonesia.com – Kebakaran hutan di Bukit Telkom Kelurahan Pasar Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul masih terus berlanjut, bahkan semakin meluas mendekati pemukiman warga Bedeng Kresek RT 04 Tanjung Enim.

IMG_20151027_190025Seperti yang terjadi pada Senin malam, (26/10/2015). Upaya pemadaman api dilakukan oleh warga sekitar dan managemen PT Bukit Asam dengan menurunkan seluruh armada untuk memadamkan api agar tidak mendekati rumah-rumah di sekitar. Kejadian ini juga telah diketahui oleh pihak-pihak terkait dan Tripika Kecamatan Lawang Kidul.

Advertisement

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Selasa (25/10/2015), api muncul pertama kali sejak siang hari mulai dari atas bukit yang berdekatan dengan tower. Awalnya pemadaman dilakukan dengan alat seadanya oleh warga dan petugas dari PTBA. Namun, api tersebut ternyata belum tuntas padam. Api kemudian kembali membesar dan meluas mendekati jalan warga dan pemukiman di RT 04 Bedeng Kresek. Hingga malam hari kemarin upaya pemadaman terus dilakukan hingga api benar-benar padam.

“Hampir setiap hari hutan Telkom ini terbakar, malam minggu, minggu malam kemarin api sudah tampak dari pucuk dekat tower itu, tetapi mobil petugas pemadaman tidak bisa menjangkau,” ungkap Candra (45), warga setempat.

Dirinya mengungkapkan, kebakaran hutan di Bukit Telkom ini sebenarnya jarang terjadi. Baru pada tahun ini saja sering terjadi dan justru lebih parah dari tahun sebelumnya. Menurutnya, warga tidak mengetahui pasti penyebab terjadinya kebakaran itu. Kata dia, memang di sengaja atau memang karena musim kemarau panjang sekarang ini.

“Dulu-dulu terjadi tetapi tidak separah pada tahun ini. Api hanya sampai pucuk bukit lalu mati. Tapi sekarang kebakaran hutan bertambah parah. Yang kami takutkan kalau api mendekati rumah-rumah warga. Sehingga kami meminta petugas Damkar untuk cepat menanggulangi,”jelasnya.

Sementara itu, Manager Humas PT Bukit Asam, Nan Budiman didampingi Petugas K3, Ian Sopian menjelaskan bahwa pihak perusahaan telah melakukan upaya pemadaman api di Hutan Telkom Bukit Munggu ini. Namun memang karena medan dan jalan yang tidak bisa dilalui mobil pemadaman proses mematikan api yang berada di atas bukit tidak bisa dilakukan. Pemadaman api yang ada diatas bukit dilakukan oleh warga dan petugas dengan cara manual.

“Sudah kami paksakan mobil menjangkau sampai atas tetapi masih tidak bisa juga. Akhirnya kami padamkan api yang ada diatas secara manual oleh petugas dan warga,”kata Nan Budiman.

Editor : Juan

Bagaimana Menurut Anda?