Karyawan Subkon PAMA Digerebek Saat Indehoi

12.069 dibaca

MUARABeroita Muaaraenim ENIM, Buanaindonesia.com- Pasangan ini bukannya meningkatkan ibadah menyambut datangnya bulan suci ramadhan, malah sepasang kekasih tanpa ikatan pernikahan ini, Aman Sentosa (50), diketahui bekerja di Subkon PT. PAMA, warga Talang Jawa Kota Tanjung Enim dan Linda (45), warga RT 2 RW 2 Kelurahan Pasar 3 Kecamatan Kota Muara Enim nekad melakukan hubungan layaknya suami istri.

Keduanya digerebek warga saat asyik indehoi di Kamar Rumah milik Linda di RT 2 RW 2 Kelurahan Pasar 3 Kecamatan Kota Muara Enim, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari, Senin malam (15/06/2015).

Advertisement

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, Rabu (17/06/2015) menyebutkan, keduanya sudah menjalin hubungan terlarang sekitar 4 bulan, berawal dari perkenalan lewat media sosial facebook. Setelah itu, keduanya bertemu dan saat itulah hubungan asmara keduanya terus berlanjut.

Linda yang diketahui janda beranak dua ini, sering bertemu Aman Sentosa yang masih beristri dan memiliki anak serta cucu ini  di rumah Linda. Bahkan, keduanya sering berdua-duan sampai tengah malam, sehingga membuat warga setempat curiga.

Keduanya sudah sering diperingatkan warga untuk tidak lagi mengulangi perbuatan tersebut. Namun, teguran warga diabaikan keduanya. Puncaknya, warga yang sudah kesal menggerebek keduanya yang sedang asyik indehoi tanpa busana di kamar rumah Linda.

Penggerebekan tersebut juga disaksikan salah seorang anak gadis Linda yang saat itu juga ada di rumah. Melihat perbuatan keduanya, warga yang pimpin RT dan RW setempat langsung membawanya ke Polres Muara Enim untuk mempertanggung jawabkan perbuatan keduanya.

“Keduanya sekarang sudah dinikahkan secara siri di kediaman keluarga Linda di Desa Gedung Agung Kabupaten Lahat atas permintaan keluarga Linda,” tutur Lurah Pasar 3, Hapison, saat dibincangi di Kantornya, Rabu (17/06/2015).

Hapison mengatakan perbuatan tersebut sangat tidak bermoral dan mengotori kampung. Oleh karena itu, warga setempat meminta kepada keduanya untuk membiayai sedekah kampung yang akan diadakan warga sebagai bentuk pembersihan kampung.

“Permintaan warga tersebut dikabulkan oleh keduanya dengan menyembelih kambing. Kita berharap, kejadian ini tidak terulang lagi,” ucapnya.

Bagaimana Menurut Anda?