PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bari Palembang akan melakukan pembangunan gedung baru dengan penambahan 200 kamar tempat tidur untuk pasien rawat inap kelas III. Pembangunan ini sudah masuk pelelangan dengan anggaran mencapai Rp30 miliar.

dr Hj Makiani, Direktur Utama RSUD Bari Palembang mengatakan dana yang digunakan untuk membangun gedung baru ini dianggarkan melalui dana Anggran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Palembang. Target selesai November tahun ini juga.
“Anggaran tersebut sudah termasuk konsultan, penambahan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL), gedung dan lainnya. Rencana kami memang 200 kamar, namun diperkirakan tahun ini akan selesai 150 kamar,” kata dia, Kamis (23/4).
Makiani mengatakan setelah ada penambahan, sampai akhir tahun ini RSUD Bari akan memiliki kamar 471 dari dari 321 kamar rawat inap yang sudah ada. Kekurang kamar pasien rawat inap terutama dengan program BPJS ini bertahap diatasi sesuai dengan kemapuan keuangan.
“Sebab, dalam menambah faslitas kamar tidak hanya tempat tidur yang dipersiapkan, namun juga prasarana penunjang dan Sumber Daya Manusia (SDM) seperti dokter dan perawat,” jelasnya.
Ia menjelaskan dari total kamar saat ini, total tempat tidur untuk kelas III ini sebanyak 180 bed dengan kebutuhan sekitar 200 bed lagi. Dengan adanya gedung baru ini nantinya, dapat mengcover pasien rawat inap kelas III lebih banyak lagi.
Soal layanan, Makiani mengatakan saat ini RSUD BARI sudah berhasil mendapatkan sertifikasi akreditasi paripurna, karena dinilai sudah memenuhi standar pelayanan kesehatan dari surveyor akreditasi Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sesuai dengan Joint Commision International (JCI).
“JCI mendasarkan penilaiannya pada standar pelayanan kesehatan yang berfokus pada keselamatan pasien, mutu pelayanan keperawatan kepada pasien, koordinasi asuhan keperawatan, serta struktur manajemen yang dibutuhkan,” kata dia.
Survei akreditasi ini, lanjut dia, merupakan penilaian untuk mengukur pencapaian dan cara penerapan standar pelayanan rumah sakit. “Alhamdulillah, akhirnya RSUD Bari ini sudah bisa mendapatkan akreditasi paripurna. Untuk rumah sakit daerah, RSUD Bari adalah yang pertama,” paparnya.
Sementara itu Plt Wali Kota Palembang, Harnojoyo mengatakan, akreditasi JCI (Joint Commision International) ini merupakan pengakuan berstandar internasional. Ini menjadi wujud nyata peningkatan profesionalisme untuk setiap rumah sakit yang mendapatkannya. (EP)








