Warga Sungai Lilin Keluhkan Debu Dari Perbaikan Jalintim Palembang-Jambi

18.921 dibaca

BUANAINDONESIS.CO.ID, MUBA- Warga Sungai lilin khususmya yang berdomisili dipinggiran jalan lintas timur, diantaranya, depan Kantor Kelurahan Sungai lilin, depan Mes PT. Adhi Karya, serta depan SMPN 1, dan RM Selero serta didepan RSUD Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengeluhkan debu polusi dari adanya perbaikan jalan lintas  di timur Palembang-Jambi, yang dikerjakan oleh Kontraktor PT Adhi karya.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat setempat (LSM) Banhar. mengatakan, selama perbaikan jalan di wilayah itu polusi debu cukup parah dan sangat membahayakan kesehatan warga. terutama, bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.

Advertisement

Rumah dan Teras warga yang ada di sepanjang jalan itu, semuanya kena dampak kotoran debu karena setiap kendaraan yang melintas pasti membawa angin debu yang cukup tebal dan mengganggu laju dalam perjalanan naik sepeda motor.

“Selama pekerjaan jalan ini tidak sedikit pengendara yang sudah jatuh dan tergelincir, karena kendaraannya melaju cepat dengan harapan untuk menghindari suapan debu dan galian jalan”, kata Banhar. Pada wartawan kamis (30/01/20).

Apalagi kondisi saat ini adalah musim panas menyebabkan proyek penimbunan jalan tersebut menjadi hujan debu saat kendaraan melewati wilayah itu. Dan ketika hujan turun di kawasan Sungai Lilin di titik tertentu berubah menjadi kubangan lumpur.

Hal itu juga dirasakan,Warga Sungai Lilin yang enggan namanya disebut, “Inilah alasan saya malas pergi kerja mengendarai sepeda motor ketika mau tugas kekantor. Jalannya licin, becek saat hujan turun dan berdebu ketika hari panas, sayapun pernah terjatuh ketika melewati jalur itu untung saja tidak terjadi kecelakaan.

Selain itu, Akibatnya Kendaraan saya jarang saya bersihkan karena lumpur itu, Habis kalau dibersihkan bakal kotor lagi,” ujarnya.

Eko , Tokoh Pemuda Sungai Lilin di sekitar lokasi menyebut bahwa debu selalu berhamburan ketika kendaraan melintasi jalan tersebut. Menurutnya, kondisi jalan yang bercampur tanah dan berpasir merupakan penyebab tebalnya abu di lokasi pekerjaan tersebut.

“Sesak dan pedih merasakan debu ini, setiap hari seperti ini, hampir selama dua minggu ini. Dan saat Media menyambangi kantor Pt.Adhi Karya di Wilayah Kelurahan Sungai Lilin tidak ada satu pun Karyawan yang bisa diwawancari bahkan mengelak ketika dikonfermasi ter kait pekerjaan tersebut , salah satu karyawan bilang di sini tidak ada pimpinan dan pimpinan kami ada di Jakarta ,kami disini anak buah semua silahkan saja konfermasi kepada pimpinan PU(Pekerjaan Umum ) dia yang berwenang, kami ini hanya melaksanakan saja ,kata Tomo salah satu Karyawan Pt.Adhi Karya,dan mengatakan itu bukan wewenang kami ,ungkapnya.

Sementara itu dari Pihak PUBM (Pekerjaan Umum Bina Marga) Propinsi belum ada tanda-tanda ada di lokasi, Pimpinan PU saat di hubungi Lewat Selulernya masih berada di Palembang. Karnanya diduga pekerjaan jalintim di tanpa ada pengawasan dari PU yang terkait.

Pantauan Buanaindonesi.co.id, proyek pembangunan jalan, Kondisi jalan yang dipenuhi , kerikil dan pasir, sementara ada enam titik yang berdebu serta permukaan yang bergelombang, membuat banyak pengendara yang melintas terlihat menurunkan laju kendaraan dan mencoba menghindari becek di jalan tesebut.(Khahar).

Bagaimana Menurut Anda?