Kawal Usulan Infrastruktur Transmigrasi, Kadisnakertrans Muba Hadiri Rakornas PATRI di Yogyakarta

1.836 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID YOGYAKARTA — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus mengawal percepatan pembangunan kawasan transmigrasi melalui jalur strategis nasional. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Muba, Herryandi Sinulingga, AP, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perhimpunan Anak Transmigran Republik Indonesia (PATRI) yang berlangsung pada 7–8 Februari 2026 di Yogyakarta.

Kehadiran Disnakertrans Muba dalam forum nasional tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan langsung usulan infrastruktur strategis kawasan transmigrasi agar mendapat perhatian dan prioritas pemerintah pusat.

Advertisement

Dalam kegiatan tersebut, Kadisnakertrans Muba hadir bersama Kepala UPT Transmigrasi Edward Lakasi serta Ketua DPC PATRI Muba Ariyanto. Tim ini membawa misi utama memperjuangkan pembangunan di Kawasan Transmigrasi UPT Air Balui Jud Nganti, Kecamatan Sanga Desa.

Pemkab Muba secara resmi menyampaikan sejumlah usulan penting yang berorientasi pada peningkatan konektivitas, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat transmigran.
Usulan Prioritas: Jalan, Jembatan, Sekolah, dan Kesehatan

Beberapa poin strategis yang diajukan Disnakertrans Muba dalam forum PATRI antara lain:

Peningkatan Akses Jalan dan Jembatan
Pembangunan dan pengecoran jalan induk menuju Desa Jud I dan Desa Air Balui, termasuk pembangunan jembatan penghubung untuk mendukung mobilitas ekonomi warga transmigrasi.

Fasilitas Pendidikan dan Kesehatan
Rehabilitasi SD Negeri 4 Firial, SD Negeri 4 Induk UPT Air Balui, serta perbaikan 15 titik sekolah lainnya. Selain itu, peningkatan layanan kesehatan melalui perbaikan Pustu UPT II Trans Air Balui.

Hunian Layak dan Pelayanan Publik
Pembangunan rumah relokasi bagi warga terdampak banjir di kawasan eks transmigrasi, pembangunan musala, serta pengembangan gedung kantor UPT guna meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

Kadisnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga, menegaskan bahwa kehadiran Pemkab Muba dalam Rakornas PATRI merupakan bentuk sinergi nyata antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan.

“Kami tidak sekadar hadir secara seremonial, tetapi menyampaikan usulan teknis yang benar-benar dibutuhkan masyarakat transmigran. Tujuannya agar mereka memperoleh fasilitas publik yang layak dan setara,” tegasnya.

Senada, Ketua DPC PATRI Muba Irwanto menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut, termasuk menyampaikannya melalui kementerian terkait dan jalur DPR RI agar segera direalisasikan.

Selain infrastruktur fisik, forum nasional PATRI juga membahas revitalisasi kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, serta peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan vokasi bagi generasi muda transmigran.

Pemkab Muba berharap usulan yang disampaikan di Yogyakarta ini dapat segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Transmigrasi RI guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kawasan Transmigrasi Air Balui Jud Nganti serta kawasan eks transmigrasi lainnya di Kabupaten Musi Banyuasin.

Bagaimana Menurut Anda?