Saat Seragam Cokelat Menyapa Sampan Nelayan: Cerita Haru Aksi Jumat Berbagi Satpolairud Banyuasin

323 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASINGelombang angin dan teriknya sengatan matahari tak menyurutkan langkah personel Satpolairud Polres Banyuasin untuk membelah perairan Desa Upang, Kecamatan Air Salek (wilayah hukum Polres Banyuasin). Di atas speed boat berkapasitas 40 PK, deru mesin yang memecah riak air mengusung satu misi kemanusiaan: menyapa para nelayan kecil dan warga pesisir yang tengah berjuang mengadu nasib di atas gelombang.

​Jumat pagi (31/7/2026) sekitar pukul 09.30 WIB, dua personel Satpolairud, Bripka Endik T dan Brigpol Arif Saptariadi, S.H., bergerak merapat dari satu perahu nelayan ke perahu lainnya. Senyum hangat dan uluran paket bantuan Sembako lewat program rutin Jumat Berbagi mendadak mengubah riak sunyi perairan menjadi momen yang penuh keharuan.

Advertisement

​Bagi para nelayan kecil yang kerap menggantungkan hidup dari takdir tangkapan hari itu, keakraban serta kepedulian yang dihadirkan polisi perairan ini menjadi penyejuk di tengah ketidakpastian ekonomi.

​Kapolres Banyuasin melalui Kasi Humas IPTU Abu Bakar, S.H., menyampaikan bahwa aksi menyisir kawasan perairan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat pesisir—wilayah yang sering kali jauh dari riuk pikuk pusat kota.

​”Jumat Berbagi ini adalah wujud nyata kepedulian kami kepada saudara-saudara kita para nelayan dan warga pesisir. Kami ingin meringankan sedikit beban mereka, sekaligus memastikan bahwa Polri selalu ada menjaga dan menemani aktivitas mereka di laut,” tutur IPTU Abu Bakar.

​Lebih dari sekadar membagikan paket bahan pokok, kehadiran patroili berseragam ini juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pelaut lokal. Polisi Presisi tak hanya hadir menegakkan hukum, tetapi juga merajut ikatan emosional sebagai pelindung dan pengayom sejati.

​Seluruh rangkaian aksi bakti sosial di atas air tersebut berlangsung aman, lancar, dan penuh kehangatan. Pihak kepolisian juga mengingatkan warga pesisir untuk tak ragu mengontak Call Center Polri di nomor 110 jika membutuhkan bantuan darurat atau menemukan gangguan keamanan di wilayah perairan.

Bagaimana Menurut Anda?