Gelar Rapat Lintas Sektor, Sekda OKU Selatan Bentuk Tim Khusus Tangani Anak Tidak Sekolah

442 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, OKU SELATANPemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan menunjukkan komitmen kuat dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh generasi mudanya. Melalui Sekretaris Daerah H. M. Rahmattullah, S.STP., M.M., Pemkab OKU Selatan memimpin rapat krusial pembahasan pembentukan Tim Koordinasi Daerah Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah (PATS) di Ruang Abdi Praja, Selasa (4/8/2026).

​Langkah strategis ini menjadi fondasi awal untuk mengintegrasikan sinergi lintas sektor guna menekan angka putus sekolah sekaligus memastikan setiap anak di OKU Selatan mendapatkan akses pendidikan yang layak, merata, dan berkualitas.

Advertisement

​Dalam arahannya, Sekda H. M. Rahmattullah menegaskan bahwa isu anak tidak sekolah bukan hanya menjadi beban satu instansi saja, melainkan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan ekosistem kerja sama yang solid dari seluruh Perangkat Daerah hingga pemangku kepentingan.

​”Persoalan anak tidak sekolah adalah tanggung jawab bersama. Dengan dibentuknya Tim Koordinasi Daerah ini, kita ingin melahirkan strategi, program, dan tindakan konkret yang terpadu—baik untuk memutus potensi putus sekolah maupun menangani anak-anak yang terlanjur belum mendapatkan akses pendidikan,” tegas Sekda.

​Dalam forum rapat tersebut, berbagai pemikiran dan masukan digodok secara mendalam, mulai dari pematangan struktur tim, pembagian tugas dan fungsi, hingga mekanisme koordinasi antar-instansi agar kerja tim berjalan presisi dan tepat sasaran.

​Guna memastikan langkah pembenahan ini berjalan optimal, rapat tersebut dihadiri secara komprehensif oleh jajaran jajaran penting Pemkab OKU Selatan. Tampak hadir Kepala Kantor Kemenag, Inspektur Kabupaten, Kepala Bapperida, Kepala BPKAD, jajaran Kepala Dinas (Pendidikan, Kesehatan, Sosial, Perhubungan, Kominfo, Disnakertrans, DPPPA-PPKB, Disdukcapil, PMD, Dispora, dan Arpus), para Kabag di lingkungan Setda, seluruh Camat, hingga Kepala BPS Kabupaten OKU Selatan.

​Melalui sinergi berskala besar ini, Pemkab OKU Selatan optimistis mampu mengikis angka anak tidak sekolah demi mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) daerah yang unggul, berkualitas, dan siap berdaya saing di masa depan.

Bagaimana Menurut Anda?