BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Pemborong Jalan Talang kebang CV Setia Usaha, yang diduga mengerjakan proyek diduga asal-asalan dari dana sebesar Rp. 431 juta, ketika ditemui mengaku bahwa didalam RAP sebagai pedoman mereka melaksanakan pekerjaan tidak ada penggunaan hotmix ataupun ridemix, hal tersebut berasal dari dinas terkait langsung, sehingga mereka menggunakan molen manual untuk mengaduk bahan bangunan seperti pasir. Semen, dan koral.
“Ya , di RAP nya tidak ada ridemix atau hotmi, memang kalau maunya kami memakai ridemix, biar cepat selesai kerjaan kita ini” ucap, Firman Pemilik CV Setia Usaha,saat dibincangi, Kamis. 11/10/18.
Dirinya menambahkan, bahwa dirinya tidak tahu menahu mengenai RAP yang keluar, dari Dinas PU TR.
“Tidak ada mutu dari sananya, jadi kita samakan saja, entah itu K75, K250, dan molen kita satu sak semen , untuk Jalan Lebung ya mereka memang ada di RAP nya Ridemix , kenapa beda ya saya tidak tahu, silahkan saja tanya ke pihak Dinas, kalau beda ya jelas beda Jalan Lebung tidak ada pengerasan, kita ada, mereka tidak pakai besi kita pakai ” tukasnya.








