BUANAINSUMSEL.COM, BANYUASIN – Tidak pantas dicontoh kelakuan remaja yang nongkrong di kolam retensi milik Pemkab Banyuasin Sumsel ini. Pasalnya dua pasang remaja ini tertangkap kamera wartawan sedang mesum dipinggir kolam.
Dalam gambar, tampak seorang cowok yang berbaju jeans kaos coklat meraba bagian dada ceweknya. Dari kelakuan tersebut, warga yang ikut melihat menyayangkan aksi kedua remaja tersebut, warga berharap pihak terkait seperti Pol PP Banyuasin untuk tanggap dalam melakukan pengawasan terhadap para remja yang sering melakukan perbuatan asusila di seputaran perkantoran.
” Waktu itu kami sedang istirahat di kolam tersebut sambil mengobrol sama teman-teman media lainnya, tidak diduga diseberang kami ada dua remaja sedang melakukan perbuatan yang tidak diperbolehkan baik secara agama maupun negara, sebab mereka belum halal nikah kami perhatikan, ” Ucap Deni Jurnalis yang ada di Banyuasin, Sabtu. 15/10/16
Dirinya menyayangkan ditengah lingkungan perkantoran dan banyak dijaga oleh Pol PP, namun masih ada yang berani melakukan perbuatan ammoral.
” Kami sebagai orang tua menyayangkan kelakuan remaja tersebut, sebab diusia mereka tersebut tidak sepantasnya mereka lakukan, harusnya mereka lebih baik belajar dirumah, kasihan orang tua mereka kalau tahu kelakuan anaknya seperti ini, ” ujarnya.
Terpisah, Drs. H. Syaharudin. Anggota DPRD Banyuasin, mengaku miris melihat vidio yang terekam oleh kamera wartawan,
” Jujur saya pribadi, sangat miris sekali melihatnya, apa lagi kalau saya lihat dua remaja tersebut masih kecil-kecil sekali, ” Ucapnya.
Dirinya mendesak pihak Pol PP untuk tanggap terhadap segala bentuk kegiatan perilaku asusila
” Ini tugas Pol PP, saya minta Pol PP harus bekerja, dan tanggap. Jangan tutup mata dengan permasalahan yang ada di Banyuasin ini, selain dua remaja ini Lapak Tuak, Warung esek-esek bebas beraktivitas, dan saya juga perhatikan di Pemkab ini kalau sore-sore banyak sekali para remaja nongkrong di pojokan, Pol PP harus sigap dan tegas, jangan sampai moral remaja di Banyuasin ini rusak oleh pembiaran Pol PP,” imbuhnya.
Masih kata dia, selain mendesak Pol PP untuk tanggap, dirinya juga meminta kepada pihak sekolah untuk memberikan pelajaran moral kepada siswanya.
” Ya pihak sekolah harus memberikan memberikan pelajaran moral kepada siswanya, agar siswa mereka tahu mana benar dan mana salah dan pelajaran agama saya minta pihak sekolah harus lebih ditekankan, jangan hanya jilbab saja yang siswi pakai, tapi juga hati mereka harus dibekali dengan agama, kalau mereka dibekali dengan ilmu agama saya yakin siswa dan siswi mereka tidak akan sering melakukan kegiatan yang sia-sia”tukasnya.










