Hore, Lima Kelurahan dan Lima Desa Di Banyuasin ini Akan Nikmati Gas Alam

6.716 dibaca
Lurah Pangkalan Balai, kecamatan Banyuasin III kabupaten Banyuasin, Abdullah Sani.
Lurah Pangkalan Balai, kecamatan Banyuasin III kabupaten Banyuasin, Abdullah Sani.

BUANAINDONESIA.CO.ID,BANYUASIN – Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumsel. Bakal menikmati aliran Gas Alam dari Pertagas dengan Gratis, dari informasi yang didapat pada Termin pertama akan melayani pemasangan Gas Alam sebanyak 6000 KK terdiri dari 5 Kelurahan, Dan 5 Desa. sayangnya, Gas Rumah tangga tersebut hanya melayani wilayah aliran jalur pipa atau hanya sebelah kiri dan tidak menyeberang ke wilayah lain.

Saat ini pihak Kelurahan sedang melakukan pendataan ke warga yang mendapatkan Gas Rumah tangga dari Pertagas tersebut.“Gas ini gratis untuk warga, yang memenuhi syarat diantaranya Photo kopi KK, KTP dan Rekening Listrik dan kemudian akan disurvei oleh pihak Pertagas, “ucapn Lurah Pangkalan Balai,¬† Abdullah Sani. di kantornya¬† Rabu. 12/09/18.

Ditambahkanny, pihaknya selaku pemerintah Kelurahan bersyukur atas penyaluran gas runah tangga gratis itu, “Harus dirawat dengan benar pipa dan gas yang disalurkan oleh pihak Pertagas, agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri” ujarnya.

Sementara, Camat Banyuasin III, Yuni khairani, SSTP. Ketika dihubungi membenarkan bahwa Kecamatan yang dia pimpin akan mendapatkam aliran gas alam dari Pertagas. “Iya emang benar Kecamatan Banyuasin III akan dialiri Gas Alam (Gas Rumah tangga) yang dari pihak Pertagas minta sebanyak 6000 KK banyaknya, saat ini saja sejak dari bulan Agustus kita sudah melakukan sosialisasi, September Pendataan dengan meminta KTP dan KK, dan Rekening listrik, untuk rumah panggung dan ruko-ruko tidak bisa dipasang aliran Gas Alam, hanya khusus ke Rumah tangga. Nopember Pemetaan DIDC, Desember peletakan baru pertama”. Ucapnya,

Dirinya menambahkan awalnya yang kebagian hanya lima keluarahan saja dalam Kecamatan Banyuasin III, namun karena jumla Kk nya tidak memenuhi maka ditambah dengan Lima Desa. “Mereka awalnya minta Lima Kelurahan saja, namun karena yang kebagian hanya wilayah aliran pipa gas maka tidak cukup, lalu kita tambah Lima Desa, diantaranya, Desa Tanjung Agung, Desa Panji, Desa Langkan, Desa Sukamulia dan Desa Tanjung kepayang” ujarnya.

Namun dirinya menyayangkan masih banyaknya warga menolak pemasangan Pipa Gas Alam tersebut di rumah mereka masing-masing. “Kita ketahui di beberapa Kelurahan ada sekitar 100 KK menolak pemasangan, dan saya juga bingung kenapa warga sampai menolak, apa karena kurang sosialisasi dari RTnya atau Sosialisasinya kurang menegena, kalau sekiranya warga takut meledak, selama ini di Palembang, di Prabumulih tidak pernah terdengar Gas Alam meledak”. imbuhnya.

Dirinya berharap, agar pihak-pihak atau oknum tidak menyebarkan isu hoax terkait dampak dari pipa Gas alam tersebut sebab selama ini Gas Alam sangat bagus digunakan. “Ya saya minta kepada pihak-pihak tertentu agar tidak menyebarkan isu hoax ledakan gas alam tersebut, sebab Gas Alam berbeda dengan Gas Tabung Kualitas pemuainnya” . tukasnya.

Bagaimana Menurut Anda?