Kadisbud Kota Palembang : Bukan Memusnahkan, Tetapi Ingin Menambah Satu Tarian Khas Kota Palembang

16.133 dibaca
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Soedirman Teguh, jumpa pers di Pempek Beringin Jalan Radial, Minggu (19/03/2017)

BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang membantah, pemberitaan disalah satu media online pada tanggal 16 Maret 2017 yang berjudul “Palembang Akan Musnahkan Tari Gending Sriwijaya”. “Hal tersebut tidak benar, tidak satupun kata memusnahkan Gending Sriwijaya terucap dari mulut saya. Untuk mengganti saja tidak pernah terucapkan,” tegas Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Soedirman Teguh saat jumpa pers di Pempek Beringin Jalan Radial, Minggu (19/03/2017)

Iklan rumah banyuasin

Advertisement

Lebih lanjut, Informasi yang di dapat media tersebut seolah sudah mewawancara langsung, Dan disatu paragraf tulisan dimedia tersbut dapat memicu isu SARA (Suku, Agama, Ras dan Antar golongan).

“Pada media tersebut ditulis, Tari Gending Sriwijaya atau tari Tanggai bukan adat istiadat kita, mulai dari gerakan, pakian, penari dan musik dalam tari Gending Sriwijaya identik dengan ajaran Hindu – Budha. Tidak pernah saya berkata seperti itu,”tegasnya di dampingi para Budayawan Kota Palembang.

Ditambahkanya, Baru ada wancana untuk menambah tarian yang untuk menyambut tamu – tamu kehormatan  datang ke Palembang, Dimana tarian tersebut mewakili budaya khas Kota Palembang. Selama ini untuk menyambut tamu – tamu di pakai tari Gending Sriwijaya, Tari Tanggai, dan Tari Tepak.

“Ini baru sebatas wancana menambah khasanah seni budaya tarian, untuk menyambut tamu – tamu kehormatan. Ini masih dibahas bersama dewan kesenian Paelmbang dan para budayawan, Seandainya tercipta, memang tari tersebut berasal dari Kota Palembang,”tutupnya.

Bagaimana Menurut Anda?