BUANAINDONESIA.COM, SUMSEL – Tunas integritas merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan integritas dikalangan aparatur sipil negara. Dengan memiliki integritas yang teguh dengan komitmen menolak segala bentuk korupsi diharapkan dapat menghilangkan korupsi di Indonesia.
Hal ini diungkapkan Waki ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Thony Saut Situmorang, yang menjadi salah satu pembicara dalam acara Kolaborasi Nasional I Tunas Integritas 1 sampai 3 Maret 2017, di Ballroom Hotel Arya Duta Palembang. Rabu (1/3)
“Acara ini diinisiasi KPK Divisi Pencegahan. Dengan tujuan menanamkan integritas untuk memegang teguh komitmen untuk tidak melakukan korupsi,” jelasnya kepada awak media
Saat ditanya apakah kolaborasi dengan KPK sejak pembentukan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) hingga proses pelelangan Proyek atau penggunaan anggaran ? Karena pembagian proyek inilah yang paling sering menjadi sasaran korupsi hampir disetiap daerah.
Thony Saut Situmorang menyatakan belum sampai kesitu. Namun pengawasan terhadap penggunaan anggaran tetap dilakukan oleh divisi pencegahan KPK.
“Sampai saat ini baru memulai menumbuhkan tunas pada pejabat eselon tertentu. Namun tindakan terhadap pelanggaran tetap kita lakukan oleh divisi penindakan KPK,” terangnya.
Saud Situmorang mengatakan Workshop Kolaborasi Tunas Integritas merupakan salah satu program KPK dalam upaya membangun bangsa dalam berbagi informasi guna melayani masyarakat dan sengaja memilih Kota Palembang dalam pelaksanaannya karena penilaian dari peserta.
“KPK mempunyai banyak program, salah satunya Workshop Kolaborasi Tunas Integritas yang merupakan upaya membangun bangsa, sengaja memilih Palembang dalam pelaksanaannya karena para peserta menilai Kota Palembang dapat dijadikan contoh akan budaya gotong royong,” ringkasnya
Sementara Pemerintah Kota Palembang selaku tuan rumah, melalui Walikota berharap para peserta dapat saling berbagi informasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk dapat meningkatkan pembangunan di Indonesia.
“Tema kita kali ini adalah, Akselerasi Pembangunan budaya integritas melalui kebijakan SDM, Managemen resiko dengan dukungan teknologi secara gotong royong,” ujar Harnojoyo.
Terkait Workshop Kolaborasi Tunas Integritas dari KPK yang memilih Kota Palembang sebagai tuan rumah, Pemkot sangat berterima kasih dan berharap semoga para peserta dapat saling berbagi informasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk dapat meningkatkan pembangunan di Negara kita melalui kebijakan SDM.
Politisi Demokrat ini juga menambahkan, Kota Palembang pada tunas integritas kali ini sengaja mengangkat tema gotong rotong sebagai wujud menjaga kelestarian sungai yang ada di Palembang, yang Terinspirasi dari pengakuan dunia akan Indonesia sebagai Negara penyumbang sampah terbesar kedua didunia.
“Sengaja kita mengangkat tema goyong royong dalam pembukaan Workshop sebagai Komitmen kita dalam menjaga kelestarian sungai, yang Terinspirasi dari pengakuan dunia terhadap Indonesia sebagai penyumbang sampah terbesar kedua didunia, dalam Gotong Royongpun sudah ada Perwali No. 38 Tahun 2017,” tutupnya










