Pemkot Palembang Raih, Penghargaan Unit Penyelenggara Pelayanan Publik

476 dibaca
Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Tjhajo Kumolo diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) kota Palembang, Ratu Dewa, di Hotel Aston Batam, kamis 7 November 2019. Foto : Humas Pemkot Palembang

BUANAINDONESIA. CO. ID, Batam- Pemerintah kota (Pemkot) Palembang menerima penghargaan, dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), sebagai Unit Penyelenggara Pelayanan Publik, di lingkup Pemkot Palembang dengan kategori Sangat Baik.

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Tjhajo Kumolo diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) kota Palembang, Ratu Dewa, di Hotel Aston Batam, kamis 7 November 2019.

Dalam hal ini, Pemkot Palembang dinilai berhasil mengelola pelayanan publik dan dinilai terbukti dengan meraih predikat (A-) atau Sangat Baik dalam evaluasi yang dilakukan oleh Menteri PAN RB.

Walikota Palembang, Harnojoyo melalui Sekretaris Daerah (Sekda) kota Palembang, Ratu Dewa menyampaikan, bahwa hal itu merupakan langkah dan strategi yang ditempuh Palembang dalam mewujudkan reformasi di bidang pelayanan publik.

“Alhamdulillah Palembang mendapatkan penghargaan pelayanan publik yaitu, DPMPTSP dan RSUD BARI kategori Sangat Baik,” ungkap Ratu Dewa.

Dirinya mengatakan, meskipun masih ada beberapa catatan, pihaknya akan segera melakukan evaluasi dan memperbaiki semua prioritas pelayanan publik. “Yang menjadi evaluasi kita yaitu Disdukcapil, akan kita evaluasi dan setelah ini akan kita kumpulkan seluruh pejabat dan staffnya yang ada di Disdukcapil,” ujarnya.

Yang menjadi prioritas pembenahan, dijelaskan Dewa, yaitu SOP dan SDM nya. Sementara, pelayanan publik yang lain hanya tinggal optimalisasi saja. “Banyak hal yang harus diperbaiki di Disdukcapil, baik dari sarana dan prasarananya, pelayanannya, kecepatannya, semua akan kita benahi,” paparnya.

Dewa juga menyampaikan, kunci meningkatkan pelayanan publik adalah asas keadilan dan tak ada diskriminasi terhadap masyarakat sebagai pengguna layanan.

“Penghargaan ini mengindikasi bahwa pemkot Palembang tidak boleh melayani dengan mendiskriminasi, pelayanan harus optimal,” ucapnya.

Sementara itu, Menteri PAN RB, Tjahjo Kumolo menyampaikan, dengan perolehan predikat tersebut, unit pelayanan publik tidak boleh berpuas diri. “Masih perlu kerja keras dan komitmen masing-masing Pemerintah Daerah (Pemda) di Wilayah I untuk menuju pelayanan publik yang prima,”  (Yanti/ril)

Bagaimana Menurut Anda?