Polsek Talang Kelapa & PT Sutopo Lestari Tanam Jagung di Banyuasin: Langkah Nyata Dukung Ketahanan Pangan Nasional

11.169 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID BANYUASIN-Dalam upaya memperkuat program ketahanan pangan nasional, Polsek Talang Kelapa bekerja sama dengan PT Sutopo Lestari melaksanakan kegiatan penanaman jagung kuartal IV di lahan seluas 5 hektare yang berlokasi di Desa Gasing, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, pada Sabtu (11/10/2025).

Kegiatan ini memanfaatkan sistem tumpang sari di area perkebunan kelapa sawit berusia 10 bulan, dengan menggunakan 52 kilogram bibit jagung unggulan Pionner 32. Berdasarkan perencanaan, panen perdana diperkirakan akan dilakukan pada Januari 2026.

Advertisement

Penanaman jagung ini turut dihadiri oleh Kapolsek Talang Kelapa AKP Herli Setiawan, SH, MH, bersama jajarannya — Kanit Binmas, Kanit Samapta, dan Kanit Lantas. Dari pihak PT Sutopo Lestari, hadir Manager Abdul Gani dan Asisten Kemitraan Sugianto.

Dalam sambutannya, AKP Herli Setiawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara aparat kepolisian dan sektor swasta dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal.

“Kami berkomitmen tidak hanya menjaga keamanan masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan,” ujar AKP Herli Setiawan.

Meski penuh optimisme, proyek pertanian ini dihadapkan pada tantangan alam, seperti rawan genangan air dan potensi serangan hama. Untuk itu, pihak Polsek dan perusahaan berkomitmen melakukan monitoring intensif serta perawatan rutin guna menjaga produktivitas tanaman hingga masa panen.

Hasil evaluasi awal merekomendasikan perlunya koordinasi yang lebih kuat dan pembagian peran yang jelas antara kedua pihak dalam tahap pemeliharaan dan pengelolaan lahan. Kolaborasi berkelanjutan diyakini menjadi kunci sukses panen awal 2026.

Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh kolaborasi produktif antara instansi pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan di tingkat daerah. Langkah seperti ini juga menjadi bukti nyata bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani, tetapi juga seluruh elemen bangsa

Bagaimana Menurut Anda?