PALEMBANG, Buanaindonesia.com- Kota Palembang membutuhkan ketersediaan air minum yang memadai kuantitas, kualitas dan kuantinuitas, adapun ketersedian air minum tersebut mempunyai kriteria yaitu Seluruh Masyarakat mendapatkan akses pelayanan air minum yang aman dan nyaman baik dilingkungan perumahan, perdagangan, perkantoran maupun tempat umum lainnya
Pemkot Palembang menargetkan akses air minum yang aman pada tahun 2018 dapat mencapai 100%. Pemkot telah menyiapkan program Pengembangan Sistem Penyedian Air Minum (SPAM) khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sehingga mencapai prakarsa pemukiman 100-0-100. Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Palembang H. Harnojoyo dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekertaris Daerah (Sekda) H. Ucok Hidayat di ruang rapat Bappeda Lantai 3, Selasa (23/06/2015).
“Untuk Mencapai kondisi Masyarakat yang hidup sehat dan Sejahtera, Kota Palembang membutuhkan ketersediaan air minum yang memadai, untuk itu Pemkot talah menargetkan pada tahun 2018 mencapai 100%,” ucapnya.
Ditambahkannya, pengembangan SPAM bermaksud untuk mewujudkan pengelolaan dan pelayanan air minum yang berkualitas dengan harga yang terjangkau sehingga tercapainya peningkatan efisiensi dan cakupan pelayanan air minum.
“ Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 16 tahun 2005, tentang sistem penyedian air minum tentu hal ini bertujuan untuk tercapainya kepentingan yang seimbang antara konsumen dan penyedian jasa layanan” bebernya.
Sementara itu Kepala Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palembang M Safri Nungcik mengatakan Pelaksanaan Sosialisasi Kebijakan dan Strategi Daerah Pengembangan Sistem Penyedian Air Minum (Jakstrada) untuk mewujudkan visi Pengembangan SPAM di Kota Palembang menjadi nyata sehingga dapat menjamin ketersediaannya air baku yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Salah satu langkah untuk mewujudkan pengembangan SPAM yang baik yaitu memastikan ketersediaannya air baku yang berkualitas dan berkelanjutan” pungkasnya. (EP)








