Temu Ilmiah, Bupati Banyuasin Bertekad Pelayanan Kesehatan Terus Membaik

1.683 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN,- Didampingi Kepala Dinas Kesehatan. dr. Mgs Hakim, dan Kepala Bappeda Banyuasin Erwin ibrahem , serta Narasumber dari Jakarta. dr. Raisa broto asmoro, H. Askolani, SH. Bersama sang istri. membuka Temu Ilmiah Kesehatan Daerah Tingkat Kabupaten Banyuasin dan Seminar bertema Banyuasin Sehat Menuju SDM Unggul yang diikuti petugas kesehatan, mulai dari Kepala Puskesmas yang ada di berbagai Kecamatan, Bidan, Serta Dokter, di Gedung Balai Diklat Pemda Banyuasin yang baru saja selesai dibangun, Rabu (15/1/2020).

H. Askolani dalam sambutannya menjelaskan bahwa Jamkesda untuk masyarakat Banyuasin sudah hampir seluruhnya menerima, dengan harapan  masyarakat yang ingin berobat bisa terlayani dengan baik. “Kita akan terus tingkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kesehatan. Program yang sudah kita canangkan, seperti dokter masuk desa, puskesmas rawat inap dan lain-lainnya akan terus kita tingkatkan dari 85– 100 persen ,” ujar Askolani

Advertisement

Bupati berharap Rakerkesda tersebut akan menghasilkan kesepakatan- kesepakatan yang akan diambil oleh peserta Rakerkesda sesuai dengan kelompok-kelompok yang dibagi sesuai dengan masalah yang ada di wilayah Puskesmas. “Insyaa Allah dari Rakerkesda tahun ini, semua pelayanan dan keluhan masyarakat tentang kesehatan dapat teratasi dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Banyuasin terus membaik,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin dr. M. Agus M Hakim mengatakan peserta Rapat Kerja Kesehatan Daerah Tingkat Kabupaten Banyuasin yang disinergikan dengan Seminar Ilmiah Bersama untuk seluruh jajaran kesehatan khususnya dari beberapa profesi antara lain dari Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Bidan Indonesia, Persatuan Perawat Nasional Indonesia, Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia, Persatuan Ahli Gizi Indonesia dan Ikatan Apoteker Indonesia dari Kabupaten Banyuasin.

“Pembangunan kesehatan bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, sehingga tujuan program pembangunan yang sedang digelorakan saat ini yaitu “Banyuasin Sehat” akan dicapai dengan optimal terutama pelayanan kesehatan dan berobat gratis hanya menggunakan e-KTP dan jaminan kesehatan daerah. Hal inilah yang menjadi salah satu pertimbangan Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuasin untuk menjadikan dan menciptakan SDM yang unggul, terutama dalam menjawab isu strategis di bidang kesehatan saat ini,” katanya.

Dia melanjutkan Program Prioritas Nasional antara lain, Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Neonatal (AKN), Upaya Peningkatan Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), Upaya pencegahan Stunting, Upaya penurunan angka tuberkulosis dan Upaya pencegahan dan penurunan Penyakit Tidak Menular (PTM).

”Rapat Kerja Kesehatan Daerah dan Seminar Ilmiah Bersama ini diikuti oleh 350 peserta yang terdiri dari Kepala Puskesmas dan staf, Ketua dan anggota Organisasi Kesehatan yang ada, Rumah Sakit vertikal dan swasta dalam wilayah Kabupaten Banyuasin serta dari Klinik, Dokter dan Bidan Praktek Mandiri dalam wilayah Kabupaten Banyuasin,” terangnya.

Menurutnya kegiatan ini akan menjadi acuan tenaga kesehatan dalam menangani permasalahan kesehatan yang ada di wilayahnya, antara lain Upaya Penurunan Kematian Ibu, Penatalaksanaan Gizi Buruk, Pencegahan dan Penatalaksanaan Stunting, Imunisasi pada anak, Pencegahan dan penemuan kasus TB Paru, dan Pencegahan dan penanganan Penyakit Kanker Leher Rahim dengan pemeriksaan IVA Test. “Materi-materi ini akan disampaikan oleh narasumber profesional antara lain Dokter Spesialis Kebidanan, Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari RSUD Banyuasin,” pungkasnya

Bagaimana Menurut Anda?