
OGAN ILIR, buanaIndonesia.com- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Ilir (OI), H. Sobli, terkesan enggan berkomentar terkait oknum guru yang diduga telah mendiskreditkan profesi wartawan, saat di kunjungi di kantornya jum’at (06/12/13) pukul 09 Sekda melalui ajudanya malah mengarahkan untuk menghubungi Humas “kata Bapak ke humas aja” ucap Ajudannya usai menemui Sekda guna menyampaikan lembaran Formulir tamu yang telah diisi wartawan.
Ketua LSM Jejak, Yasandi saat dimintai komengtarnya sangat menyayangkan hal tersebut, seharusnya seorang sekretaris daerah selaku Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir bersikap extrovet ( terbuka) kepada setiap wartawan yang mau konfirmasi, jangan selalu di disposisikan kehumas padahal humas tidak ada hubungan nya dengan kelakuan oknum guru tersebut “Sekda itu seorang PNS yang memangku jabatan tertinggi didaerah, seharusnya Sekda dapat memanggil yang bersangkutan atau paling tidak Sekda memanggil SKPD terkait, agar permasalahan ini mendapat titik terang, jangan terkesan tutup mata” Pungkas yasandi.
Sementara itu wartawan senior ogan ilir,Gusti M Ali. mengatakan kominikasi harus ditingkatkan, guna meredam Ego masing-masing pihak. Dan wartawan itu merupakan mitra, sesuai propesinya penyampai inpormasi pada masyarakat,dalam membangun negara RI, bukan untuk dipojokan atau dilecekan. Terang gusti. (Mie)
Akibat Status Dijejaring Sosial Oknum Guru Dipolisikan







