Terlibat Cinta Segitiga, Seorang Brigadir Tewas Ditikam Badik

13.138 dilihat

RIAU, BuanaIndonesia.com – Diduga terlibat cinta segitiga, AP 24 Tahun seorang honorer di instansi Pemkab Kepulauan Meranti nekat menikam anggota Satresnarkoba Polres Kepulauan Meranti, Brigadir Adil S Tambunan 31 Tahun menggunakan badik, Kamis 25 Agustus 2016 dini hari.

Peristiwa perkelahian maut tersebut terjadi di parkiran Hotel Furama, Selat Panjang, Kabupaten Meranti. Pada perkelahian tersebut, korban ditikam 7 kali oleh tersangka, 6 liang tikaman mendarat di dada korban. Meski sempat dilarikan ke RSUD Kepulauan Meranti, namun nyawa Brigadir ini, tidak bisa diselamatkan.

Advertisement

Usai menikam kotban, AP sempat melarikan diri ke Desa Mekar Sari, Kecamatan Merbau. Namun Pukul 03.30 WIB, pelaku berhasil ditangkap anggota Polres meranti.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Asep Iskandar mengatakan, saat penangkapan terhadap pelaku, polisi sempat memberi tembakan peringatan sebanyak 3 kali namun tidak diindahkan, akhirnya AP pun dilumpuhkan polisi dengan cara menembak kedua kakinya.

Sesaat setelah ditangkap, AP akhirnya meninggal di Rumah sakit. Mendengar pelaku tewas, ratusan warga mendatangi Polres Meranti, hingga suasana didepan Mapolres pun memanas.

Mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, polisi pun menurunkan Enam SST yang dikerahkan itu, berasal dari SST Brimobda Polda Riau, SST dari Polres Bengkalis, dan Siak.

“Propam juga ke sana. Dari internal tetap melakukan penyidikan, terhadap tindakan kepolisian yang mana ada kesalahan tidak sesuai SOP,” ungkap Kabid Humas Polda Riau, Guntur Aryo Tejo.

“Sebagai Back Up antisipasi eskalasi (massa), diturunkan dua SST Brimob, dua SST dari Siak, dan dua SST dari Polres Bengkalis, selain itu juga diturunkan tim dari Krimum Polda,” tambahnya.

Advertisement