MUSI BANYUASIN, Buanaindonesia.com- Sebuah truk bernomor polisi BG 8834 G bermuatan karet beku (Blanket) terjun bebas ke rawa sedalam 3 meter, di desa Epil kecamatan Lais, Musi Banyuasin (Muba) Provinsi Sumsel kamis (05/03/15) sekitar pukul 15.00. Akibatnya, bagian depan truk hancur, kaca depan pecah berantakan.
Informasi yang berhasil dihimpun, Kejadian tersebut bermula saat sang sopir berusaha menghindar dari tabrakan dengan travel Avanza warna silver yang datang dari arah Sekayu menuju Palembang, sehingga oleng dan menabrak pembatas jalan lalu terjun bebas ke areal persawahan. Beruntung sang sopir hanya mengalami luka ringan, dan cepat mendapat pertolongan warga setempat.
“Didepan ada mobil travel Avanza warna silver, karena saya takut terjadinya adu kambing, terpaksa saya mengelak. Akhirnya kendaraan saya masuk jurang ini pak”, ungkap sopir truk, Wawan (43)
Warga setempat mengatakan, mereka tidak mengetahui secara persis peritiwa naas itu. Mereka hanya mendengar adanya suara benturan keras, bergegas melihat peristiwa dan segera menolong sopir yang terjebak di kabin truk naas tersebut.
“kami mendengar adanya suara dentuman keras sekitar pukul 03 pagi pak, oleh karena itu kami bergegas melihat kelokasi datangnya suara. Ternyata ada kendaraan yang masuk jurang”, ungkap warga setempat.
Akibat kerapnya kejadian dilokasi tersebut, warga berharap pemerintah betul-betul memperhatikan perbaikan jalan. Karena kondisi jalan yang baru beberapa bulan diperbaiki kini mulai mengalami kerusakan dan bergelombang.
“disini sering adanya kecelakaan, akibat menghindari jalan yang rusak akhirnya kendaraan mengambil jalur lawan tanpa memikirkan akibat yang timbul”, ungkapnya.
Selang beberapa jam kemudian, truk didalam jurang tersebut ditarik oleh warga sekitar, dengan dibantu alat berat yang kebetulan sedang beroprasi di sekitar. (Cin)








