
BANYUASIN, buanaindonesia.com– Penyebab cepat rusaknya jalan cor lingkungan didalam desa Sidomulyo Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin adalah karna sering dilalui Kendaraan melebihi Tonase jalan
Kirman, pelaksana lapangan dari Dinas Pekerjaan Umum Ciptakarya (PUCK) Kabupaten Banyuasin saat dihubungi buanaindonesia.com dikantornya menjelaskan bahwa jalan tersebut merupakan jalan lingkungan yang hanya di peruntukan buat kendaraan roda dua dan atau kendaraan roda empat dengan muatan setandar.
Diterangkannya bahwa dalam judul pekerjalan, sesuai RAB jalan tersebut berjudul Jalan Cor Lingkungan yang tebalnya 10 cm, lebar 4 meter dan panjang 200meter, “artinya jalan itu merupakan Jalan lingkungan yang otomatis kualitasnya rendah, hanya bisa dilalui mobil-mobil bermuatan setandar bukan seperti jalan poros (umum) yang mutunya berkualitas yang bisa dilalui mobil besar. “karna yang terjadi dilapangan setiap hari jalan tersebut dilalui oleh kendaraan bermuatan sawit yang bisa mencapai 8 ton bahkan lebi, sehingga wajar jalan tersebut cepat rusak” ungkapnya kamin (14/11/13)
Selain itu Kata Kirman, penyebab lainya adalah belum mencapai 1 minggu dari masa pekerjaan, papan penutup (plang) sudah di bongkar dan langsung dilalui kendaraan bermuatan sawit yang melebihi tonase. Bahkan menurut warga sekitar, itu terjadi disetiap malam. “ironisnya Kepala Desa setempatpun tak mampuh untuk mencegah agar jalan tersebut jangan dulu dilalui” tandasnya
Ditegaskannya bawa jalan itu hancur bukan mutlak kesalahan dari pekerjaan yang tidak sesui dengan RAB, tapi karna masyarakat itu sendiri yang tidak turut menjaganya, dengan membiarkan kendaraan melebihi tonase jalan, bebas berlalu lalang, “jadi kalau jalan tersebut cepat hancur, itu karna masyarakat itu sendiri” tukasnya







