Dengan Protokol kesehatan SMPN I Suak tapeh Terima 160 Siswa Baru

12.903 dilihat

BUANAINDONESIA.CO.ID, BANYUASIN – SMPN I Suak tapeh, Kecamatan Suak tapeh. Kabupaten Banyuasin secara berangsur-angsur dan bertahap melakukan penerimaan siswa baru, dengan harapan tidak terjadi pengumpulan siswa dan orang tua.

“Sebenarnya sama, di daerah lain, penerimaan siswa baru   ini  dilakukan, dengan menerapkan Protokol kesehatan Covid-19, dan menerapkan Intruksi Permendikbud RI No 44 tahun 2019.” Kata Kepsek SMPN I Suak tapeh Taufik, ketika dibincangi. Kamis, 25/06/20.

Menurutnya, untuk tahun ini, SMP I Suak tapeh menerima siswa untuk 5 Rombel (Rombongan belajar) atau 5 kelas, “Dalam tiap kelas 32 siswa, sehingga totalnya 160 siswa, 160 siswa ini terdiri dari Jalur afirmasi yaitu siswa yang menerima program penanganan keluarga tidak mampu dari Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah (misalnya penerima KIP). Serta jalur zonasi dan jalur prestasi.

berbagai SD di Suak tapeh seperti SD I, SD II, dan SD 6 bahkan ada SD 8 Kecamatan Betung, Desa Pulau rajak juga melalui jalur zonasi ada juga jalur prestasi setelah kami melakukan seleksi berdasarkan nilai yang dikirimkan oleh Kepala Sekolah SD disana, ” Ucap, Taufik Kepsek SMPN I Suak tapeh, ketika dibincangi. Kamis, 25/06/20.

Dirinya menambahkan, Permendikbud mengintruksikan ada beberapa persen yang diperbolehkan untuk diterima bagi siswa baru sesuai dengan zonasinya. “Permendikbud mengintruksikan bahwa PPDB 50% Zonasi, 30% jalur prestasi, 10% Jalur Afimasi, dan 5% jalur Perpindahan orang tua, PPDB SMPN I Suak tapeh sudah disahkan oleh Kabid Pembinaan SMP Disdikbud Banyuasin 22 Juni lalu, dan 24 Juni kemarin sudah diumumkan hasilnya, dengan cara kita bagikan ke Kepala Sekolah masing-masing, 25 Juni merupakan daftar ulang bagi siswa yang sudah dinyatakan masuk ke SMPN I Suak tapeh, ” ujarnya.

Taufik menambahkan, di Sekolah yang dia pimpin tidak ada biaya, namun wali murid hanya membeli pakaian yang telah disediakan oleh koperasi sekolah. “Tidak ada biaya, namun kita ada koperasi sekolah yang menyediakan pakaian seperti , Baju Olahraga, dan busana muslim dan itu tidak dipaksakan, bagi yang mau saja,” tukasnya.