Fadel Sakit Perut Lihat Garam Impor

7.914 dilihat

JAKARTA, buanaindonesia.com– Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad mengaku sakit perut melihat masih masuknya garam impor di daerah Pamekasan, Madura. Fadel sebelumnya sudah berkomitmen tidak akan mengimpor garam lagi setelah “berdamai” dengan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu.
“Saya Jumat besok ke Pamekasan. Itu di kapal di Pamekasan bawa garam lagi. Sakit perut saya baca laporan tadi pagi mengenai garam impor,” ungkap Fadel ketika ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (13/9/2011).
Menurutnya, kapal tersebut membuat 17 ribu ton garam impor. Padahal, sebelumnya telah ada dukungan dari berbagai pihak untuk mengutamakan garam lokal.

“Bagaimana enggak saya sakit? Setop impor ini insya Allah seterusnya. Setop impor sampai garam kita sedikit dan kita kekurangan. Saya usahakan selama-lamanya. Teman-teman DPR kan dukung, katanya tidak mau impor lagi?” tutur dia.

Advertisement

Dia mengaku mengenai adanya garam masuk ini akan kembali diekspor atau reekspor, karena menurut Fadel garam dari petani lokal masih menutupi kebutuhan garam nasional. “Kita bisa reekspor. Kebutuhan kan 1,6 juta ton,” tambahnya.
Sampai sekarang ini Fadel juga mengatakan telah melakukan reekspor garam sebanyak 22 ribu ton. Fadel kekeuh tidak akan melakukan impor lagi walaupun akan ini akan terus melihat kebutuhan garam dalam negeri.
“Tidak mau saya, pokoknya jangan kita hitung-hitungan dululah. Total reekspor 22 ribu ton, itu total yang direekspor,” pungkasnya.
(Sumber: okyzn)

Advertisement