BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT – Hasil Rapid Test yang dilakukan Dinas Kesehatan kabupaten Garut kepada orang yang kontak erat resiko tinggi konfirmasi positif Corona warga kecamatan Wanaraja dinyatakan negatif. Hal ini disampaikan ketua gugus tugas Covid – 19 H Rudy Gunawan yang juga merupakan Bupati Garut didampingi Jubir Informasi dan Kordinasi Covid – 19 Ricky R Darajat, Rabu 1 Maret 2020 malam di Crisis Center Garut.
” Pada hari ini pula, telah dilakukan tracing lanjutan kepada kontak erat risiko tinggi dengan kasus konfirmasi positif, yaitu sebanyak 6 orang, dimana hasil rapid test semuanya dinyatakan negatif. Sedangkan sebanyak 28 orang yang kemarin (31/03), mempunyai kontak erat dengan pasien positif (KC-1), setelah dilakukan rapid test, hasilnya dinyatakan Negatif” kata Rudy Gunawan dihadapan awak media.
Dengan demikian sambungnya, jumlah keseluruhan kontak erat risiko tinggi sampai saat ini yang berhasil diperiksa kontak erat sebanyak 34 orang. Namun pihaknya tetap waspada dan meminta kepada warga pasar Wanaraja untuk melaksanakan social distancing, physical distancing, gunakan masker dan jangan membawa anak kecil ke pasar bagi pengunjung serta jangan terlalu lama di dalam pasar guna pencegahan penyebaran virus Corona.
” Kami menghimbau kepada pedagang pasar maupun pengunjung untuk menggunakan masker, jaga jarak, jangan membawa anak kecil ke pasar serta jangan terlalu lama berada di pasar, bagi pengunjung yang sudah selesai belanja sebaiknya segera pulang” himbaunya.
Saat ini sambung Rudy, Pemkab Garut telah memesan alat Rapid Test sebanyak 5000 untuk kebutuhan di kabupaten Garut.
” Pemkab Garut akan menyediakan 5000 alat rapid test yang saat ini tengah dipesankan oleh Dinas Kesehatan, karena apabila menunggu bantuan dari Pusat maupun provinsi dikhawatirkan akan lama dan tidak mencukupi, alat ini nantinya akan digunakan bagi masyarakat terutama ODP, PDP, tim kesehatan, aparat keamanan, pegawai pemerintahan dan awak media” terang Rudy Gunawan.










