
GARUT, BuanaIndonesia.com – Pedagang Pasar Limbangan mengakui sudah menduga siapa dalang di balik aksi pembakaran Tempat Penampungan Sementara ( TPS ) pedagang pasar Limbangan.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Limbangan ( P3L ) Basar mengakui sebelum terjadi kebakaran pedagang mendapat tekanan dari aparat dan pihak pengembang pasar baru Limbangan
” Indikasinya kuat, sebelumnya kita mendapat tekanan dari aparat, diancam dilakukan pemadaman listrik juga tekanan-tekanan dari pengembang pasar Limbangan ( PT Elva Primandiri ), itu mereka lakukan agar kami segera pindah ke pasar baru, tapi kita tetap bertahan ” Kata Basar
Lebih lanjut Basar mendesak pihak kepolisian agar dapat mengusut tuntas kasus kebakaran TPS ini
” Kami mendesak aparat segera mengusut tuntas kasus ini. Dari staf kepresidenan sendiri sudah berjanji akan turun tangan dalam kasus ini ” kata Basar
Sebelumnya pedagang pasar Limbangan menyebut kebakaran yang melanda Tempat Penampungan Sementara ( TPS ) Limbangan Rabu (18/05 ) dini hari tadi skitar pukul 02.00 WIB adalah bentuk pembakaran. Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan masih berusaha membubarkan para pedagang dan warga yang masih melakukan aksi protes terkait pembakaran ini dengan blokade jalan nasional Bandung – Tasikmalaya .







