Menuding Ribka PKI, Dandim Kabupaten Sukabumi Akhirnya Meminta Maaf

17.582 dibaca

SUKABUMI – Komandan Kodim  ( Dandim ) 0622 Kabupaten Sukabumi Letkol Kav Guruh Prabowo Wirayadi akhirnya meminta maaf kepada PDI Perjuangan karena menuding kader mereka Ribka Tjiptaning sebagai komunis.

“Tidak ada niat sedikit pun menyinggung pribadi atau kelompok mengenai statement itu. Saya tidak menyadari statement tersebut menjadi kegelisahan kawan-kawan PDIP dan masyarakat Sukabumi. ini adalah kesalahan pribadi saya,” kata Guruh.

Advertisement

Dituding seperti itu Ribka mengaku resah isu komunisme kembali diangkat militer dan kelompok-kelompok pendukung Orde Baru.

“Ini sudah meresahkan dan menghambat proses demokrasi yang sedang bergulir,” ucapnya.

Sebelumnya, Guruh Prabowo menuduh Ribka, anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari daerah pemilihan Sukabumi, sebagai komunis. Pernyataan itu disampaikan Guruh dalam acara Kesatuan Bangsa dan Politik Kementerian Dalam Negeri pada 13 Mei 2016 lalu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi M. Zainudin bersama 20 orang delegasi meminta Guruh meminta maaf kepada Ribka dan seluruh jajaran serta pengurus PDI Perjuangan.

Zainuddin menambahkan, Ribka dan PDIP sama sekali tidak memiliki kaitan dengan komunis atau marxis. Kalaupun ada buku Aku Bangga Jadi Anak PKI, itu hanya menggambarkan otobiografi Ribka  dalam perjuangan hidupnya sampai sukses menjadi dokter dan anggota DPR.

” PDI Perjuangan selalu membuat program-program kerakyatan, meski sedang reses. Melakukan kegiatan program kerakyatan itu bukan berarti menyebarkan marxisme dan komunisme,” kata dia.