Anak-Anak Disini Menantang Maut Lewati Jembatan Ini. Pemkab Pandeglang Kemana?

24.754 dibaca

PANDEGLANG, BuanaJabar.com – Warga kampung Sukajadi Desa Gombong Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang, keluhkan kondisi jembatan yang dinilai sangat membahayakan warga. Betapa tidak, setiap harinya anak-anak mereka harus menyebrangi jembatan bobrok saat akan berangkat ke sekolah. Jembatan Sungai Cirodok ini hanya terbuat dari kayu dan bambu yang sewaktu waktu bisa ambruk karena kondisinya sudah lapuk dimakan usia.

Salah seorang warga setempat bernama Warum saat diwawancarai BuanaJabar.com mengatakan jembatan ini dibangun pada tahun sekitar 1990 hasil swadaya masyarakat. Jembatan tersebut akses yang menuju Sekolah Dasar Negeri Gombong 3 yang berloksai di wilayah Desa Panimbang

Advertisement

” Itu satu-satunya sekolah yang dekat dengan Kampung sukajadi. Makanya kami para orang tua selalu aplusan untuk menjaga dan menyebrangkan anak-anak kami yang berangkat serta sepulang dari sekolah. Jembatan tersebut sudah rapuh dan ketika hujan sangat licin. Takut ketika anak-anak menyebrang jatuh atau ambruk makanya kami sepakat aplusan untuk menjaga dan menyebrangkan anak sekolah setiap hari ” kata Warum.

Hal senada diungkapkan oleh Anwar Sanusi Kaur pemerintahan Desa Gombong

” Kami sudah sering mengajukan kepada Pemerintah kabupaten Pandeglang, secara lisan, bahkan proposal sudah sering kami kirimkan. Jembatan tersebut panjang nuasekitar 20 Meter dan yang ada sekarang terbuat dari kayu dan bambu dengan lebar 1 meter sedangkan kedalaman sungainya mencapai 7 meter. Makanya kami sangat hawatir sekali dengan kondisi Jembatan tersebut, padahal jembatan tersebut satu-satunya akses yang sangat penting untuk menuju ke wilayah Panimbang. selain itu jalan pintas, juga jembatan satu-satunya jalan yang menuju SDN Gombong 3. Setiap hari anak anak SD melewatinya, ” Kata dia Anwar