BUANAJABAR.COM, PANDEGLANG -Ramai pemberitaan di media sosial soal kondisi keluarga Urif, 66 tahun dan dua cucunya Yasin & Anis warga Kampung Maja Tengah, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari. Bupati dan pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang baru mendatanginya dan memberi sumbangan.
Bupati Irna berjanji akan membantu keluarga Urif yang tinggal digubug tak layak huni dan akan menyekolahkanya dua cucunya Yasin dan Anis ke tingkal SLTP. Karena hal tersebut merupakan tanggungjawab pemerintah.
” Kami pasti membantu mak urif dan cucunya, (Anis dan Yasin) akan kita sekolahkan dan itu akan menjadi tanggung jawab pemerintah,”kata Irna saat mengunjungi kediaman mak Urif.
Bupati Pandeglang Irna Narulita, saat memberikan sumbangan
Sementara, Kepala Dindikbud Pandeglang Muhamad Amri, mengatakan terkait kedua cucu Urif Yasin dan Anis yang baru lulus sekolah dasar, Dindikbud siap menyekolahkan di SMPN 1 Majasari.
” Kita siap fasilitasi, tadi juga ngobrol sama kepala SMPN 1 Majasari, bahkan kalau ketemu anaknya (Yasin dan Anis) langsung diukur bajunya,”kata Amri.
Amri membantah jika pemerintah tidak hadir terhadap kondisi Urif, Padahal mereka punya Kartu Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP). Hanya saja mendset keluarganya kurang mendorong anak kedunia pendidikan.
” Ada yang miskomunikasi disini, ternyata mendsetnya juga, padahal pemerintah sudah hadir disana, seperti dapat PKH, KIS dan KIP,” jelasnya.










