Honor Guru 2017 Bandung Terancam Tidak Tersalurkan. Ada Apa?

17.039 dibaca

iwan-hermawan-ketua-fagi-bandung

BUANAJABAR.COM, BANDUNG – Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) kota Bandung kembali mengkritisi Dinas Pendidikan Kota Bandung yang dinilai ‘ Njelimet ‘ dan diskriminatif dalam penerapan kebijakan.

Advertisement

FAGI menyebar rilis pada wartawan, jumat 18 November 2016. Mereka menyebut FAGI kembali terjegal setelah sebelumnya pengelolaan dana hibah tahun 2016 dialihkan organisasi guru lain, PGRI.

Alasannya pengelolaan dana-dana tersebut harus dilakukan organisasi yang memenuhi persyaratan, namun hingga saat ini tidak ada satu organisasi guru di Bandung yang memenuhi aturan.

“ Kalau merujuk ke peraturan walikota no 891 thn 2011 penyalur dana hibah tidak ada satu organisasi yang berhak menyalurkan dana . Dalam perwal 891 tahun 2011 dijelaskan penyalur dana hibah harus terdaftar selama tiga tahun di Kementerian Hukum dan HAM ( Kemenkumham ) dan BKPPM ( Kesbang ) kota Bandung dan pengajuan proposal paling lambat bulan Juni tahun sebelumya . Kalau merujuk ke aturan itu maka tidak ada satu organisasi guru di Kota Bandung yang memenuhi syarat, ” Kata ketua FAGI Kota Bandung, Iwan Hermawan

Lanjut Iwan, ketika FAGI mengajukan proposal untuk menjadi pengelola dana hibah tahun 2017 atas intruksi Disdik untuk mengantikan PGRI, malah tidak di terima oleh Bagian Tata Usaha Kota Bandung karena dianggap tidak memenuhi syarat.

“ yang saya tahu organisasi pengelola dana hibah tahun -tahun sebelumnya tidak sah juga. Karena mereka juga belum tercatat di Kemenkumham dan BKPPPM kota Bandung selama itu, tapi beda, perlakuan terhadap FAGI mereka tidak dipermasalahkan, ketika FAGI ditunjuk Disdik kok jadi dipermasalahkan aturannya. FAGI sendiri sebelumnya diminta pihak Disdik Kota Bandung untuk menyalurkan dana hibah honorer 2017 mendatang. , jadi kalau begini bisa jadi dana honorer guru honorer tidak bisa disalurkan untuk tahun 2017 , sebagai solusi maka FAGI mengusulkan adanya Revisi Perwal dana hibah khusus untuk guru honorer, ” Lanjut Iwan Hermawan.

Sebelumnya dalam sebuah wawancara, Iwan menengarai berbagai perlakuan diskriminatif dilakukan pemerintah kota Bandung karena FAGI Kota Bandung dinilai sebagai organisasi profesi guru yang sering mengkritisi pemkot Bandung. Iwan memberi contoh, kritik pedas pernah FAGI tujukan pada walikota Bandung Ridwan Kamil ( Emil ) dalam kasus pemecatan kepala sekolah yang baru-baru ini terjadi

” Tapi FAGI tetap ada, walaupun sudah berganti-ganti walikota. Namanya juga perjuangan, ” Kata Iwan