Pemkot Bandung Pastikan Lunasi Tipping Fee Pekan Depan

19.527 dibaca

BUANAINDONESIA.COM, JABAR – Dinas Kebersihan Kota Bandung akui banyak masyarakat yang membuang sampah ke Caringin. Ada sekitar 5 RW yang membuang sampah ke TPS Pasar Caringin. Namun Pemerintah Kota Bandung menampik bahwa mereka memiliki tunggakan sejak tahun 2011.

Advertisement

Hal ini dikatakan Dirut PD Kebersihan, Deni Rudyana pada Buana Indonesia. Kata Deni, Pemerintah Kota Bandung akan membayar tipping fee dari sampah yang dibuang masyarakat itu.

” Iya betul betul, makanya diaudit sekarang. Kemarin totalnya ada 17 % lah. Gak apa-apa yang 17% tanggung jawab kita. ” kata Deni.

Lebih lanjut Deni Pemkot Bandung harus menganggarkan 1,5 Milyar perbulannya untuk Tipping fee ini. Hal ini karena ada kenaikan tarif dari sebelumnya 29.000 an per ton, kini restribusinya 50.000 an per ton sampah yang dibuang. Dirinya
menjamin sampai pekan depan seluruh tagihan ini akan segera terlunasi

” Setiap bulan pemkot Bandung harus membayar 1,5 milyaran, ini karena ada kenaikan ( restribusi) ya , dulu kan 29.000 an per tonnya, sekarang kan sampai Rp 50.000 an per ton. Uangnya udah ada kok. Tapi kan kita tidak begitu saja tagihan datang langsung bayar, ada proses administrasi, ada prinsip kehati-hatian, ” kata Deni

Sebelumnya Pemerintah provinsi Jawa Barat merilis jumlah tunggakan kompensasi jasa pelayanan (KJP) atau tipping fee Tempat Pembuangan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Sementara Sarimukti terhadap Pemerintah Kota Bandung senilai Rp 6,7 miliar. Ini adalah jumlah akumulasi dari tunggakan KJP sejak 2011 lalu hingga 31 Maret 2017.

Akibat tunggakan tersebut, pemerintah provinsi sempat menutup akses sampah dari Kota Bandung ke Sarimukti pada 1 April lalu selama 6 jam sebagai peringatan keras. Namun pada akhirnya dibuka kembali.