
BUANAINDONESIA.COM, BANTEN – Dinas Sosial Provinsi Banten terus melakukan kesiagaan dalam menghadapi bencana di daerah. Salah satu bentuk kesiagaan ini adalah pelatihan terhadap relawan kebencanaan yang diwadahi oleh kampung siaga bencana KSB. Ini dibentuk oleh Dinas sosial dan tenaga kerja Propinsi Banten. Tim ini nantinya terdepan dalam melakukan pertolongan pertama ketika terjadi bencana. KSB dibentuk di Kecamatan yang rawan terkena bencana alam, Banjir, longsor, puting beliung dan bencana lainnya.
Instuktur pelatihan kebencanaan dari Dinsos Provinsi Banten, Abu salim, mengatakam hal ini dilakukan untuk terus melatih dan memberikan pengetahuan terkait kebencanaan kepada semua tim relawan Kebencanaan, terutama anggota KSB yang berada di Provinsi Banten,
” kita akan terus melatih keahlian para relawan kebencanaan terutam tiem Kampung Siaga Bencana, KSB yang berada di setiap Kecamatan yang memang rawan bencana alam. Hal ini kita lakukan untuk menambah keahlian mereka dalam penanggulangan korban bencana, bukan saja bencana yang disebabkan alam tetapi bencana sosial. Ini juga agar mereka cepat dalam penanganan, mereka ini adalah murni relawan yang tidak ada honornya, tetapi mereka adalah pekerja sosial murni,” ungkapnya
Hal yang sama di ungkapkan oleh, Ade Hermawan instuktur yang didatangkan dari Kementrian Sosial RI,
” saya sangat suka kepada tim relawan kebencanaan yang mau mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya ketika bencana datang, makanya kita latih dan berikan keahlian kepada mereka bagaimana dalam melakukan Evakuasi atau penanggulangan bencana ketika di wilayahnya terjadi bencana alam dan bencana lainnya, ” paparnya
kegiatan tersebut yang bertempat di Kecamatan Cikesik Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, diikuti 140 orang peserta dari 5 kecamatan, Angsana, Munjul, Cikesik, Panimbang, Labuan dan dilaksanakan satu hari kegiatan penuh.










