Organda Garut Menolak Keberadaan Ojek Online, Ini Alasannya

23.657 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT- Berbagai penolakan yang terjadi dari sejumlah kalangan pengusaha angkutan umum terkait akan beroprasinya Go-Jek Online di Kabupaten Garut belum lama ini mendapat tanggapan yang serius.

Salah satunya penolakan karena beroperasinya Gojek-Online akan berimbas pada pengusaha dan mereka para pengusaha angkutan menekan kepada Organda Garut untuk menolak keberadaan Gojek- Online yang rencananya dalam waktu dekat akan segera beroprasi usahanya di Kabupaten Garut.

Advertisement

Banyaknya aduan dari pengusaha angkutan dan ojeg lokal (reguler) Sekretaris Organda Garut Yudi Nurcahyadi yang didampingi bendahara Organda Garut Ajat Sudrajat angkat bicara terkait masalah ini.

” Bahwa rekrutmen pihak Go-jek online hingga saat ini tidak ada sama sekali koordinasi walau sekedar untuk pemberitahuan kepada pihak kami(Organda) Garut, ” kata dia

“Maka besok kami akan melakukan aksi demo terkait penolakan adanya Go-jek online di Garut ,dan aksi demo penolakan akan dilakukan bersama dengan sejumlah pengusaha juga para sopir, yang kemudian kedaraan umum di sejumlah titik akan melakukan mogok (tidak beroprasi)” jelas Yudi kepada para awak media saat di temui di Kantor Organda Jalan Suherman Kabupaten Garut, Senin 17 Juli 2017.

Lanjut pihaknya tetap akan bersikeras untuk menolak adanya Go-jek Online untuk beroprasi di Garut,

” Oasalnya Go-jek online tidak jelas keberadaan kantornya dan juga legalitasnya pun masih belum di ketahui apakah legal atau ilegal mengenai tentang dasar dan payung hukumnya” pungkas Yudi

Hal senada disampaikan Ajat Sudrajat Bendahara Organda Garut

” Padahal kita para pengusaha dan sopir angkutan umum dalam kondisi saat ini sedang terpuruk karena sepi penumpang, apalagi sekarang akan di tambah dengan keberadaan Go-jek Online yang tentu saja akan berdampak besar terhadap para pengusaha angkutan umum yang senantiasa sudah biasa beroprasi aktive pada setiap hari, maka dapat kita bayangkan seperti sudah jatuh kini tertimpa tangga,”cetus Ajat.