Spa Tak Bersertifikasi Akan Ditindak Tegas

27.706 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID, PANDEGLANG – Kementrian Pariwisata menggelar uji kompetensi sertifikasi bagi 30 terapis SPA di wilayah Pandeglang, Serang dan Cilegon di Resort Bale-Bale Tanjunglesung, Pandeglang. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengakuan atas kompetensi profesi yang dimiliki tenaga kerja di bidang SPA.

“Daya saing industri pariwisata ditentukan oleh kualitas industri dan kualitas SDM yang didasarkan pada standar usaha pariwisata dan SDM pariwisata melalui kualifikasi okupasi nasional,” ujar Ketua LSP SPA Nasional Bidang Usaha SPA Annie Savitri, kamis, 28 september 2017.

Advertisement

Masih kata Annie, ini juga untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja bidang terapis SPA, meningkatkan kompetensi sertifikasi dan juga agar para terapis SPA untuk memahami pentingnya profesional dan legalitas.

Selain itu kegiatan ini juga bertujuan dalam dalam rangka berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) untuk siap bersaing dengan tenaga kerja asing. Kompetensi sertifikasi yang dimiliki dapat menjadi bekal secara profesional dan bentuk pengakuan diri.

“Uji kompetensi yang dilaksanakan melalui beberapa tahapan antara lain permohonan peserta, verifikasi berkas, asesmen mandiri, proses pengumpulan bukti ujian tertulis dan praktek,” tutur Annie.

Ia menjelaskan, tahun ini Provinsi Banten mendapatkan kuota 200 orang dan sudah dilaksanakan April dan September.

“Respon baik dari industri SPA dan kecantikan dibuktikan dengan ikut sertanya para asesi dari area, Anyer, Carita, Serang, Labuan, Pandeglang dan Tanjunglesung sendiri menjadikan stepping stone pengembangan SDM yang lebih baik, trapis tidak bisa sembarangan kalu salah melakukan akan patal terhadap konsumen, bukannya sehat badan malah akan terasa pada sakit badan konsumen, makanya kita lakuakn uji kompetensi bagi para pelaku trapis” tutup Annie.

Kepala Dinas Pariwisata Pandeglang, Salman Sunardi,
Pandeglang akan selalu membantu pengembangan SDM, khususnya di
area KEK Tanjunglesung yang beberapa tahun ke depan akan menjadi pusat tourism internasional di Propinsi Banten.

“Pelaksanaan uji kompetensi oleh LSP SPA Nasional disambut baik oleh pemerintah daerah Propinsi Banten, khususnya Kabupaten Pandeglang. Rencana dukungan ke depan pelatihan SDM untuk memenuhi minimal standar profesi yang dipersyaratkan akan dilakukan di kota Pandeglang dan Tanjunglesung yang kemudian akan disertifikasi oleh LSP SPA Nasional, kemudian kita akan melakukan pendataan ulang perusahan yang menggunakan jasa terapis, sesuai dengan peraturan perundang- undangan, akan kita berlakukan kalau mereka tidak memiliki sertifikasi keahlian tersebut akan kita lakukan tindakan tegas,” kata Salman.

General Manager Tanjunglesung Beach Hotel and Resort, Widiasmanto menyambut baik kegiatan uji kompetensi SPA 2017.

“ Kami sangat menyambut baik kegiatan ini, karena sangat penting bagi tenaga kerja bidang SPA memiliki sertifikat. Tentunya akan menjamin terhadap tenaga kerja yang tergolong profesional ketika sudah menempuh uji kompetensi,” kata Widi.