Sejak Tahun 2013, Okupansi Hotel Di Bandung Terus Turun

12.848 dibaca

BUANAINDONESIA.CO.ID BANDUNG – Ketua PHRI (persatuan hotel dan restoran Indonesia) Jawa Barat, Herman Muhtar mengatakan, bahwa okupansi dan pendapatan hotel di jawa barat pertahun 2013 hingga sekarang terus mengalami penurunan.

Advertisement

Pada okupansi hotel sendiri mengalami penurunan sekitar 20% dari 68% menjadi 47% dan pendapatan hotel mengalami penurunan sekitar 35% terhitung dari tahun 2013.

Pada sektor pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum yang dilakukan pemerintah sudah memberikan dampak positif bagi pihak perhotelan, namun pada empat sektor lainnya seperti strategis, promosi, anggaran dan pemahaman mengenai perhotelan sendiri dinilai kurang memberikan dampak.

” Untuk infrastruktur, bagus. Seperti taman – taman yang dibuat itu ada pengaruhnya buat perhotelan, ada kepuasan lah buat orang yang datang. Kalau okupansi yang turun mungkin karena kunjungan wisman (wisatawan mancanegara) yang turun. Kenapa kunjungan wisman turun? Mungkin pertama karena destinasi kita kurang, kedua promosinya kurang, yang ketiga mungkin anggarannya yang gak ada, yang ke empat pejabat kita yang mungkin gak ngerti harus berbuat apa,” ungkap beliau ketika di wawancara secara langsung. Kamis, 2 November 2017.

Lanjut Herman, sumbangsih hotel di bandung kepada pemkot (pemerintah kota) Bandung adalah yang paling besar, kurang lebih sekitar 30% pertahunnya.  Herman berharap kepada pemerintah untuk dapat membantu agar para pelaku perhotelan mengalami kenaikan okupansi dan pendapatannya dengan meningkatkan empat sektor yang kurang tadi. Ini agar wisatawan mancanegara maupun wisatawan nasional agar tertarik datang ke Jawa Barat, khususnya kota Bandung.

” Harapannya saya pada pemerintah, pemerintah juga harus berpikir bagaimana caranya kita mendatangkan wisatawan mancanegara maupun wisatawan nasional di luar jawa barat agar tertarik datang ke jawa barat khususnya untuk daerah Bandung ini, ” ujarnya.