BUANAINDONESIA.CO.ID, BOGOR – Ribuan siswa tingkat Sekolah Dasar (SD) Kecamatan Cigombong dan Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, tidak bisa melaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS). PAS hari pertama tersebut sudah dijadwalkan pada hari ini, Senin 4 Desember 2017.
Akibatnya, para siswa kebingungan saat guru memulangkan mereka. Dari informasi yang dihimpun, batalnya pelaksanaan PAS ini karena tak ada lembar soal ujian yang harus dikerjakan siswa.
“Iya tadi disuruh pulang. Itu soalnya belum difotocopy enggak ada soalnya,” tutur siswa SD Negeri 1 Cigombong, Bilqis (8 tahun).
Terpisah, Kasi Kurikulum Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Ade Suryana, mengatakan, kewenangan Disdik Kabupaten Bogor hanya memberikan jadwal pelaksanaan PAS berdasarkan kalender pendidikan serta melakukan monitoring evaluasi (monev) dan menerima laporan hasil pelaksanaannya.
“Pembuatan dan pengadaan naskah untuk PAS itu dikondisikan oleh pihak panitia kecamatan yang terdiri dari pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) dan pengawas sekolah. Permasalahan terlambatnya distribusi naskah soal dari percetakan. Mungkin disebabkan oleh keterlambatan penyerahan master soal oleh pihak panitia kecamatan hingga proses cetak jadi terkendala,” katanya.
Ade Suryana menjelaskan, alur proses penyusunan soal hingga percetakan lembar soal PAS ini diawali dengan penyusunan kisi-kisi melalui penyusunan soal oleh tim penyusun soal di Kecamatan. Tim terdiri dari guru-guru yang ditunjuk yang dikoordinatori oleh beberapa Kepala Sekolah dan pengawas.
“Selanjutnya hasilnya diedit oleh pengawas sekolah untuk menghindari beberapa kesalahan seperti kalimatnya, pilihannya, gambarnya, setelah itu baru dijadikan master untuk diserahkan ke percetakan yang menjadi rekanan,” jelasnya.
EDITOR: WN











