Panen Raya Bersama Bupati Garut

24.326 dibaca
Rudy Gunawan saat melakukan panen raya padi di Pangatikan, 23 januari 2018.

BUANAINDONESIA.CO.ID, GARUT-Pada selasa, 23 januari 2018, Bupati Garut, Rudy Gunawan, melaksanakan panen raya padi di Desa Karangsari, Kecamatan Pangatikan.

Acara ini dihadiri pula oleh Kepala Badan Karantina Pertanian, Ir. Banun Harpini, MSc.; Danrem 062 Kol.Inf, Tatan Hardianto; Dandim 0611 Letkol, Asyraff Azis; Kepala Dinas Pertanian, Beny Yoga; serta para undangan.

Advertisement

“Jadi kita lihat hari ini, Alhamdulillah kita memasuki panen raya yang kita nanti-nanti. Kita meyakinkan hari ini memulai panen raya di Kabupaten Garut,” kata Rudy Gunawan kepada masyarakat saat berada di lokasi panen.

Rudy menjelaskan, panen raya kali ini dilakukan di lahan seluas 20 Ha. Padi yang bisa dipanen mencapai sekitar 8,5 ton perhektarnya. Artinya, secara perhitungan kasar, panen yang bisa didapat sekitar 170 ton.

“Hitung-hitungan kita, di tempat ini, itu hari ini yang bisa dipanen itu 20 hektar,” lanjut Rudy.

Rudy Gunawan menambahkan, ke depannya diharapkan Kabupaten Garut bisa menghasilkan 800 ribu ton gabah kering dari lahan seluas 100 ribu Ha.

“Untuk hasil beras di Kabupaten Garut, kami menetapkan 36 ribu Ha. Kalau diusahakan IP-nya 3 kali, berarti ada 100 ribu Ha lahan yang akan menghasilkan dan menyerap gabah secara real sampai 2045, dan diperkirakan  menghasilkan 800 ribu ton gabah kering, atau bisa menyumbang setara 450 ribu ton beras. Sedangkan kebutuhan perbulan di Kabupaten Garut hanya 250 ribu ton/tahun atau masih surplus 150 ribu ton” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Karantina Pertanian, Ir. Banun Harpini menyampaikan, untuk Kabupaten Garut selain di Kecamatan Pangatikan, pihaknya juga akan melaksanakan panen raya di Kecamatan Pameungpeuk. Diharapkan dengan banyaknya panen raya di wilayah Provinsi Jawa Barat, bisa menjadikan penghasil panen terbesar se-Indonesia separti beberapa tahun kebelakang.

“Harapannya, Jawa Barat menjadi menyumpai beras terbesar kembali se-Indonesia.” pungkas Ir. Banun Harpini.

Editor: NA